banner 728x250

Menkop Akan Hidupkan Jaringan Usaha Koperasi Untuk Perkuat Ekosistem

banner 120x600
banner 468x60

SEMARANG, gen-idn.com – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono berkeinginan menghidupkan kembali Lembaga Jaringan Usaha Koperasi, untuk semakin memperkuat dan memperluas ekosistem bisnis koperasi di seluruh Indonesia.

“Oleh karena itu, arah eksistensi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ke depan didorong bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan banyak pelaku usaha, seperti koperasi yang sudah eksisting, BUMDes, warung-warung rakyat, hingga pasar tradisional,” papar Menkop saat membuka Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) wilayah Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jumat (21/11/2025).

banner 325x300

Menkop mengungkapkan, pihaknya akan membangun kekuatan ekonomi rakyat secara bersama-sama. “Kami mengajak seluruh elemen ekonomi kerakyatan untuk menyatukan kekuatan mulai sekarang,” tegas Menkop.

Menkop menjabarkan rencana menjadikan Ikopin University menjadi Badan Layanan Umum (BLU). “Tujuannya, agar kita bisa serius mencetak kader-kader koperasi yang baik dan modern,” kata Menkop yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi dan Ketua Dekopinwil Jawa Tengah Andang Wahyu Triyanto.

Terlebih lagi, koperasi nanti bakal memiliki dan mengelola sekitar 80.000 lebih outlet atau gerai ritel di seluruh Indonesia. “Kita akan kelola itu menjadi ritel moderen,” ucap Menkop.

Dengan begitu, Menkop berharap produk-produk yang ada di gerai ritel Kopdes Merah Putih sebaiknya bisa diproduksi koperasi sendiri. “Memang, tidak semua barang bisa diproduksi koperasi. Maka, hal itu kita bisa kolaborasikan dengan pihak lain, atau bekerja sama dengan swasta,” kata Menkop.

Intinya, Menkop ingin mendorong koperasi-koperasi yang ada mulai berpikir tentang bagaimana memproduksi, membangun manufaktur, hingga membangun pabrik-pabrik. “Itu bisa kita mulai dari barang-barang yang sederhana,” ucap Menkop.

Sektor Informal

Ferry Juliantono merujuk banyaknya aneka produk UMKM yang sebenarnya bisa dikembangkan. Namun, pelaku UMKM itu jangan menjadi usaha perorangan atau sektor informal. “Mereka harus berubah menjadi sektor formal dan memiliki badan usaha. Dan badan usaha yang cocok untuk pengembangan produk UMKM adalah koperasi,” terang Menkop.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengungkapkan tantangan dalam pengembangan koperasi di Indonesia adalah mindset, di mana koperasi itu selalu simpan pinjam. “Maka, kita wajib bersyukur saat ini koperasi diberi kesempatan lagi untuk lebih maju, dengan bisa mengelola tambang, hingga unit-unit usaha yang lain,” tutur Wagub Jateng.

Wagub meyakini, bila itu dilaksanakan dengan baik maka kesejahteraan akan dirasakan banyak orang. “Karena, semuanya sudah diwadahi dalam koperasi,” kata Wagub.

Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi menegaskan, sinergitas dan kolaborasi antara Dekopin dan pemerintah wajib dijalin dan dijadikan satu tujuan untuk penguatan pergerakan koperasi di setiap wilayah. “Saat ini, ketika ruang koperasi dibuka lebar, maka inilah saatnya bagi para penggerak koperasi di seluruh Indonesia untuk turut memperkuat perekonomian bangsa kita,” beber Bambang.

Dia mencontohkan koperasi di Eropa yang menjadi satu ujung tombak perekonomian. Di Belanda, misalnya. Perbankan terbesar di sana namanya Rabo Bank berbentuk koperasi. Lalu, industri-industri agro yang memiliki supermarket-supermarket besar di Swiss, semuanya berbentuk koperasi. Bahkan, dari unsur bidang olahraga, klub sepakbola Barcelona itu adalah koperasi.

“Ketika stigma di masyarakat koperasi identik dengan sesuatu yang kuno, maka kita mulai dari kepemimpinan. Dimulailah dari anak-anak muda yang peduli terhadap koperasi,” jelas Bambang.

Erwin Tambunan

Menkop menerima cenderamata usai membuka Musyawarah Dekopin wilayah Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jumat (21/11/2025). Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *