SEMARANG, gen-idn.com – Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) membangun wirausaha sejak dini agar merdeka secara finansial sekaligus menjadi pencipta lapangan pekerjaan.
“Entrepreneurship adalah sektor yang membuat seseorang mampu bertahan dan bersaing di tengah pertarungan global saat ini,” ujar Menteri UMKM saat menyampaikan kuliah umum di Undip, Semarang, Kamis (20/11/2025).
Dia mendorong mahasiswa tidak hanya mengejar indeks prestasi yang unggul, tetapi juga memperkaya pengalaman melalui kegiatan nonformal seperti merintis usaha. Menurutnya, pengalaman kewirausahaan akan menjadi bekal penting di dunia kerja maupun dalam perjalanan hidup setelah lulus.
Menteri menilai profesi pengusaha menawarkan peluang terbesar untuk mencapai kemandirian finansial. Meski setiap wirausaha menghadapi risiko kegagalan, kesulitan itu justru menjadi titik awal lahirnya keberhasilan. “Saya berharap mahasiswa berani memulai usaha sejak sekarang. Keberanian mewujudkan mimpi adalah jalan menuju masa depan yang cerah,” kata Maman Abdurrahman.
Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. pada kesempatan sama mengungkapkan besarnya potensi wirausaha di lingkungan kampus. Survei internal menunjukkan 22% mahasiswa Undip berminat menjadi pengusaha dan banyak yang telah memulai usaha mandiri.
Setiap tahun Undip bahkan berhasil mencetak 10–15 UMKM Ekspor dengan nilai transaksi rata-rata USD1,2 juta atau lebih dari Rp20 miliar. Tahun ini, sivitas akademika Undip juga menghasilkan 35 inovasi usaha berbasis teknologi.
“Peluang Besar”
“Ini peluang besar bagi akademisi untuk memberikan pendampingan dan pembinaan sehingga mahasiswa dan UMKM benar-benar bisa naik kelas,” papar Suharnomo.
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik mengajak mahasiswa Undip menjadi pengusaha melalui program Micopreneur, sehingga kontribusi mahasiswa terhadap pertumbuhan ekonomi nasional semakin nyata.
Dia mendorong kampus membangun ekosistem usaha yang kuat, mulai dari pendampingan, akses pembiayaan, digitalisasi, kemitraan rantai pasok, hingga pemasaran. Upaya tersebut sangat dibutuhkan mahasiswa agar usaha yang dirintis lebih produktif, berkelanjutan dan memiliki keunggulan kompetitif.
“Inovasi akan mentransformasikan mahasiswa Indonesia menjadi pencipta lapangan kerja melalui wirausaha,” tutur Riza.
Kuliah umum di Undip juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian UMKM dan Universitas Diponegoro. Sivitas akademika Undip mengajak Menteri UMKM meluncurkan Undip UMKM Center “Diponegoro UsahaDayaPreneur.”
Erwin Tambunan
Nota kesepahaman antara Kementerian UMKM dan Universitas Diponegoro, Sivitas akademika, yakni “Diponegoro UsahaDayaPreneur.” Foto: Humas KemenUMKM.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















