banner 728x250

Menkop Ajak ICMI Perkuat Kopdes Sebagai Ekosistem Baru Ekonomi Kerakyatan

banner 120x600
banner 468x60

BALI, gen-idn.com – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan koperasi adalah amanat konstitusi dan fondasi ekonomi rakyat yang kini diperkuat melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai ekosistem baru yang memotong rantai pasok, menghadirkan layanan usaha di desa dan melibatkan jutaan anggota.

Oleh karena itu, penguatan koperasi juga membutuhkan dukungan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang memiliki peran strategis dalam memberikan pandangan keilmuan, pembinaan dan jejaring intelektual.

banner 325x300

“Hal itu untuk memastikan gerakan ekonomi kerakyatan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ucap Menkop, saat menjadi narasumber di acara National Leadership Camp dengan tema “Meneguhkan Peran Cendikiawan Muslim untuk Menwujudkan Indonesia Emas” yang diadakan ICMI di Bali, Sabtu (6/12/2025)

Menkop mengajak ICMI untuk mengambil kesempatan dan memanfaatkan momentum ini untuk perkuatan ekonomi kerakyatan ke depan. Tahun depan, bakal ada 80.000 lebih gerai ritel modern yang dikelola KDKMP. “Maknanya, kita harus bisa memproduksi barang-barang sendiri untuk dijual di ritel-ritel modern milik KDKMP,” imbuh Menkop.

Bagi Menkop, ini merupakan kesempatan emas untuk mendorong masyarakat koperasi bisa kembali ke sektor produksi. “Kembali ke sektor distribusi, industri dan sektor perkreditan,” tegas Menkop.

Membangun Koperasi

Ferry Juliantono berharap ICMI bisa membangun koperasi atau mendorong pelaku UMKM yang ada di lingkungan keluarga besar ICMI untuk mulai bikin pabrik sabun, pabrik detergen, pabrik shampo, pabrik kecap, pabrik saus, pabrik sambal dan sebagainya. “Apapun pabriknya, juga industri kecil,dan dalam bentuk koperasi, kita akan dukung,” katanya.

Kemenkop akan mendorong pembentukan industri-industri, produk-produk, hingga pabrik-pabrik yang akan memproduksi barang-barang kebutuhan masyarakat. “Tidak usah takut, produk-produk itu akan kami jual di KDKMP,” ujar dia.

Menurut Ferry, bangsa ini harus kembali percaya diri untuk menjadi produsen. “Kemenkop akan mendukung 100% sekiranya ada yang berkinginan untuk menjadi produsen, pabrik-pabrik, barang-barang, apalagi dalam bentuk badan usaha koperasi, kami akan biayai,” tegas Ferry.

Dengan begitu, melalui eksistensi KDKMP, Menkop meyakini bangsa Indonesia akan kembali menjadi bangsa produsen. “Ini menjadi cara kita menuntaskan cita-cita para pendiri republik, pendiri ICMI, hingga tokoh-tokoh ICMI,” tukas Menkop.

Dia juga mendorong perguruan tinggi negeri dan swasta untuk mulai membuat dan menciptakan mesin-mesin pasca panen, dryer, alat pengatur suhu untuk buah-buahan dan sayuran, cold storage,dan lain sebagainya. “Kita punya semangat yang sama dan kami siap untuk kolaborasi.”

Erwin Tambunan

“Maknanya, kita harus bisa memproduksi barang-barang sendiri untuk dijual di ritel-ritel modern milik KDKMP,” imbuh Menkop. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *