banner 728x250

Wamenkop Apresiasi Bali Pertahankan Nilai Budaya Kembangkan Ekonomi Kerakyatan

banner 120x600
banner 468x60

DENPASAR, gen-idn.com – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengapresiasi Provinsi Bali yang berhasil mempertahankan nilai-nilai budaya lokal, sekaligus mengembangkan ekonomi berbasis gotong royong melalui ekosistem koperasi yang hidup dan berkembang pesat di wilayah tersebut.

Menurut Farida, tantangan perkembangan teknologi dan informasi yang sangat terbuka hampir menggerus budaya lokal di berbagai daerah di Indonesia. Namun, Bali menjadi salah satu daerah yang mampu menjaga nilai-nilai adat istiadat dan kegotong-royongan dengan baik.

banner 325x300

“Bali termasuk wilayah yang kuat mempertahankan nilai-nilai ketimuran dan kegotong-royongan yang menjadi fondasi utama masyarakatnya,” ujarnya di Muswil Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) di Denpasar Wilayah Provinsi Bali, Sabtu (13/12/2025).

Selain Bali, Yogyakarta juga disebut sebagai contoh daerah yang masih mampu mempertahankan nilai-nilai kemasyarakatan tradisional. Namun, secara umum daerah lain sudah sangat terbuka terhadap pengaruh luar. Keberhasilan Bali mempertahankan nilai-nilai tersebut tidak hanya berdampak pada budaya, tetapi juga pada pengembangan ekonomi lokal, khususnya melalui koperasi.

Farida menjelaskan bahwa Bali memiliki sekitar 3.800 koperasi aktif yang melayani anggota di berbagai sektor. “Volume usaha koperasi di Bali mencapai kurang lebih Rp18 triliun, angka yang sangat signifikan dan menunjukkan peran besar koperasi dalam perekonomian masyarakat bawah, terutama di desa dan kelurahan,” jelasnya.

Program Strategis Nasional

Kementerian Koperasi (Kemenkop) juga tengah mendukung pengembangan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai program strategis nasional. Di Bali, seluruh 718 desa dan kelurahan telah membentuk KDKMP yang berbadan hukum. Farida menegaskan sinergi antara koperasi existing dengan KDKMP perlu untuk memperkuat gerakan koperasi secara nasional.

“Kami berharap, koperasi existing yang sudah kuat dapat menjadi ‘kakak asuh’ bagi koperasi KDKMP yang baru tumbuh, sehingga bersama-sama dapat menguatkan dan mengembangkan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat,” ungkapnya.

Farida juga menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto yang sangat mendukung pengembangan koperasi sebagai sokoguru ekonomi nasional. “Ini adalah momentum penting bagi pengurus Dekopin untuk memanfaatkan peluang ini dan memastikan KDKMP berjalan beriringan dengan Dekopin,” tukasnya.

Kemenkop berencana menjadikan Bali sebagai pusat magang dan pembelajaran bagi pengurus KDKMP mulai tahun 2026, mengingat kekuatan dan pengalaman koperasi di Bali sudah mapan.

Wamenkop Farida mengajak seluruh pengurus Dekopin dan masyarakat Bali untuk bersama-sama mengawal dan mengembangkan koperasi demi pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita Presiden Prabowo.

Erwin Tambunan

Wamenkop Farida Farichah manfaatkan waktu jedah untuk berkeliling pada Muswil Dewan Koperasi Indonesia di Denpasar Wilayah Provinsi Bali. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *