banner 728x250

Daihatsu Indonesia Masters 2026: Strategi Tepat Bawa Dejan/Bernadine ke 16 Besar

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, mengawali langkah mereka di Daihatsu Indonesia Masters 2026 dengan hasil meyakinkan. Tampil di hadapan publik sendiri, Dejan/Bernadine sukses menundukkan pasangan Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing, lewat dua game langsung dengan skor 21-10, 21-17 pada laga babak pertama yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Kemenangan ini terasa istimewa karena menjadi debut Dejan/Bernadine sebagai pasangan baru di ajang Indonesia Masters. Meski baru dipasangkan sekitar lima bulan terakhir, keduanya mampu menunjukkan permainan solid, matang dan penuh kepercayaan diri sejak awal pertandingan.

banner 325x300

Pada game pertama, Dejan/Bernadine langsung mengambil inisiatif permainan. Mereka tampil agresif dengan tempo cepat dan minim kesalahan, membuat pasangan Malaysia kesulitan mengembangkan permainan. Dominasi tersebut berbuah kemenangan telak 21-10 yang diraih dalam waktu relatif singkat.

Memasuki game kedua, perlawanan Wong/Lai mulai terasa. Pasangan Malaysia mencoba mengubah pola permainan dan sempat membuat kedudukan berjalan ketat. Kejar-kejaran angka pun tak terhindarkan di paruh gim kedua. Namun, ketenangan Dejan/Bernadine mengontrol reli menjadi kunci. Perlahan mereka menjauh diperolehan poin sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-17.

Hasil ini memastikan Dejan/Bernadine melangkah ke babak kedua atau 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026. Selepas pertandingan, Bernadine bersyukur atas kemenangan yang diraih. Dia menilai performa positif mereka tidak lepas dari kesiapan permainan serta dukungan penuh penonton Istora yang sejak pagi telah memadati arena.

“Puji Tuhan kami bisa bermain dengan baik sejak awal. Dari poin pertama sudah in. Dukungan penonton juga luar biasa, itu benar-benar menambah semangat dan kepercayaan diri kami di lapangan,” ujar Bernadine.

Dejan menyoroti faktor persiapan sebagai penentu kemenangan. Menghadapi Wong/Lai untuk kedua kalinya, dia menyebut dirinya dan Bernadine sudah memiliki modal penting sebelum laga dimulai. Sebelumnya, Dejan/Bernadine juga pernah bertemu Wong/Lai pada ajang Malaysia Super 100 pada Oktober 2025. Pada pertemuan itu, pasangan Indonesia keluar sebagai pemenang melalui laga tiga gim dengan skor 17-21, 21-17, 21-14.

“Pertemuan Kedua Kami”

“Ini pertemuan kedua kami dengan mereka, jadi kami sudah punya gambaran. Sebelum bertanding, kami analisis permainan lawan dan menyusun rencana. Puji Tuhan semuanya berjalan sesuai rencana. Sentuhan di awal pertandingan juga enak, jadi rasa percaya diri langsung muncul,” kata Dejan.

Dejan menegaskan Indonesia Masters 2026 menjadi ajang penting untuk mengukur sejauh mana perkembangan mereka sebagai pasangan baru. Dia menyadari masih banyak proses yang harus dilalui, namun optimistis dengan progres yang ditunjukkan sejauh ini. “Kami pasangan baru, jadi ini pengalaman baru juga buat saya dan Bernadine. Posisi bermain kami juga berbeda, jadi perlu adaptasi. Tujuan kami sederhana, ingin melihat kami ada di level mana dan sejauh mana bisa melangkah. Progresnya cukup bagus. Memang sempat ada tantangan di awal, tapi sekarang performa kami mulai meningkat,” jelas Dejan.

Dia berharap tren positif tersebut terus berlanjut di pertandingan berikutnya. Dejan juga menekankan pentingnya menjaga fokus saat tampil di kandang sendiri, mengingat atmosfer Istora kerap membuat pemain tuan rumah terbawa emosi. “Bermain di sini rasanya spesial. Penonton banyak, tapi kadang kami juga terlalu excited. Itu harus dikontrol supaya tidak mengganggu permainan. Komunikasi di lapangan jadi sangat penting,” tukasnya.

Dejan dan Bernadine juga menilai penyelenggaraan Daihatsu Indonesia Masters selalu memberikan kesan tersendiri bagi para atlet. Menurut mereka, turnamen ini memiliki standar pelayanan yang baik. “Indonesia Masters rasanya tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Treatment dari sponsor dan penyelenggara sangat bagus. Tiket juga terjangkau, jadi penonton bisa datang lebih banyak,” tutur Dejan.

Mion Efendy

Bernadine Anindya Wardana mengembalikan bola serangan pasangan Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing. Bernaden/Dejan menang atas ganda Malaysia 21-10, 21-17. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *