banner 728x250

Menkop Pastikan Kopdes Merah Putih Sebagai Etalase Bagi Produk Lokal

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi ekosistem ekonomi yang baru. Seluruh potensi ekonomi desa akan diintegrasikan, dikelola secara profesional dan dimanfaatkan secara berkelanjutan melalui KDKMP sebagai wadah usaha bersama masyarakat untuk kesejahteraan bersama.

Karena itu, Menkop mengajak seluruh pemerintah daerah mengindentifikasi dan mengintegrasikan seluruh potensi desa sebagai keunggulan KDKMP. Kemenkop dipastikan siap mendukung melalui pembiayaan dan pendampingan. “KDKMP akan menjadi instrumen menumbuhkan perputaran uang di desa, sehingga secara agregat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional lebih tinggi lagi dan harapannya akan jadi ekosistem ekonomi yang baru,” kata Menkop saat membuka Musyawarah Wilayah Dekopinwil Jambi secara daring, Selasa (27/1/2026).

banner 325x300

Menkop mendorong agar desa menjadi produsen, sebab sudah terlalu lama masyarakat menjadi konsumen. Masyarakat yang membuat produk-produk berdasarkan potensi sumber daya lokal, dipastikannya produk tersebut masuk ke gerai-gerai KDKMP. Tidak hanya itu saja, Menkop juga akan memfasilitasi bantuan pembiayaan melalui LPDB Koperasi dan melakukan inkubasi terhadap produk-produk masyarakat desa dan kelurahan sehingga bisa berkembang lebih cepat.

“Seperti yang diharapkan Presiden, masyarakat sekarang tidak boleh lagi sekadar penerima manfaat, harus diubah menjadi pelaku ekonomi. Oleh karena dibentuk badan usaha yang tepat, yaitu koperasi. Sekarang masyarakat Jambi, baik di pedesaan dan kelurahan, tidak boleh lagi hanya sebagai nasabah bank, sehingga sekarang dibuka akses permodalannya. Karena itu, Presiden mengalokasikan supaya Kopdes dibantu pembangunan fisiknya, termasuk barang dagangannya dan kendaraan untuk memperlancar logistik di desa dan ke luardesa,” tukas Menkop.

Daya Tarik

Ditegaskan, dengan pengelolaan yang profesional KDKMP akan menjadi daya tarik bagi kalangan milenial dan gen Z untuk terlibat dalam ekosistem Kopdes. Milenial dan Gen Z sebagai generasi yang kreativitas dapat berproduksi dan memasarkan produknya melalui Kopdes. “Dekopin sebagai mitra agar dapat melihat potensi kalangan milenial dan gen Z terlibat dalam koperasi dan menjadi tempat mereka bekerja, termasuk pelaku usaha di Jambi dengan produk-produknya bisa menjualnya di gerai KDKMP,” urai Ferry Juliantono.

Terkait pembangunan fisik Kopdes Merah Putih, Menkop mengajak Pemprov Jambi dan Dekopinwil Jambi membantu percepatan pembangunannya. Dia mengharapkan Jambi menjadi model percontohan KDKMP. “Pengembangan koperasi merupakan tugas kita semua. Karena membesarkan koperasi adalah amanat konstitusi dan tokoh bangsa,” ujar Ferry.

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan sudah banyak KDKMP yang bisnisnya berjalan baik. Dengan pembangunan gerai sejumlah Kopdes diyakini akan dapat menjalankan bisnisnya. “Kami sudah turun ke lapangan, Kopdes yang sudah berjalan luar biasa. Jual pupuk saja untung karena perkebunan sawit di Jambi luas, jual alsintan saja sudah untung, apalagi ditambah sembako dan produk lainnya,” papar Gubernur Jambi.

Kehadiran Kopdes dengan produk-produk yang dijual dengan harga standar dan mudah terjangkau dapat menstabilkan harga. Terkendalinya harga ini diharapkan akan bisa mengawal ekonomi Indonesia dan mengendalikan inflasi daerah dan membantu inflasi secara nasional.

Erwin Tambunan

“Pengembangan koperasi merupakan tugas kita semua. Karena membesarkan koperasi adalah amanat konstitusi dan tokoh bangsa,” ujar Ferry Juliantono. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *