JAKARTA, gen-idn.com – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Koperasi Jasa Tri Capital Investama (TC Invest) dengan tema One Direction, One Commitment, One Growth, di The Tribrata, Sutasoma Hotel & Convention Center, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026).
Wamenkop mengajak koperasi yang sudah eksisting untuk mendukung dan berkolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Wamenkop berharap Koperasi Jasa Tri Capital Investama menyambut kehadiran 83.000 KDKMP dan bersama-sama menjadi ekosistem koperasi yang ada di Indonesia.
“Saya selalu menekankan, Pak Menteri Koperasi juga menyampaikan bahwa kehadiran 83.000 KDKMP jangan pernah dianggap menjadi pesaing baru bagi koperasi eksisting. Tapi, bayangkanlah KDKMP menjadi penguat ekosistem baru di koperasi,” ujar Wamenkop.
Farida Farichah menambahkan, sedang mendesain bagaimana terbangun ekosistem antara koperasi simpan pinjam yang sudah ada bisa simultan dan bisa menjadi penyalur ke koperasi atau unit usaha simpan pinjam yang ada di desa tersebut. “Makanya kita membutuhkan koperasi-koperasi simpan pinjam yang eksisting agar sama-sama simultan dan berkolaborasi,” terang Farida.
Kakak Asuh
Wamenkop berharap koperasi-koperasi existing bisa menjadi kakak asuh, terutama yang koperasi simpan pinjam itu bisa menjadi penghubung atau mitra dengan koperasi atau unit simpan pinjam di KDKMPh. Ditambahkan, berdasarkan data Kementerian Koperasi, terdapat lebih dari 130.000 koperasi di Indonesia dengan jumlah anggota puluhan juta orang. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi rakyat, apabila dikelola secara profesional dan modern.
“Saya mencermati bahwa Koperasi Jasa Tri Capital Investama telah mengembangkan usaha di berbagai bidang strategis, mulai dari simpan pinjam dan layanan keuangan, hingga sektor riil seperti peternakan, perumahan, pendidikan serta travel haji dan umrah. Ini merupakan langkah positif menjawab kebutuhan anggota. Saya berharap koperasi eksisting seperti Koperasi Jasa Tri Capital Investama menjadi contoh koperasi sukses di Indonesia,” papar Wamenkop.
Ketua Koperasi Jasa Tri Capital Investama Iqbal Alan Abdullah mengatakan TC Invest adalah lembaga keuangan berbasis teknologi 4.0 (digital). Berdiri sejak 2016. “Tahun 2016 kami berdiri, saat itu masih menjalankan bisnis secara konvensional. Tahun 2025, kami memiliki 31 kantor layanan,” ucap Iqbal.
Iqbal memaparkan pertumbuhan aset juga cukup bagus. “Di saat pandemi pertumbuhan aset kami 2020 itu kurang lebih sekitar 31%. Pada tahun 2021 pertumbuhan aset 51%. Ini dibuktikan dengan jumlah anggota sampai akhir tahun 2025 sebanyak 16.260 anggota,” paparnya.
Erwin Tambunan
Wamenkop Farida Farichah menerima cenderamata dari Ketua Koperasi Jasa Tri Capital Investama Iqbal Alan Abdullah. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















