BANGKOK, gen-idn.com – Pasangan ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjuarai Thailand Masters 2026 seusai mengalahkan andalan China Bao Li Jing/Li Yi Jing dengan bermain rubber game 15-21, 21-15, 21-18 serta berhadiah total USD250.000 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, Minggu (1/2/2026)
Pada laga BWF World Tour Super 300 iti, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti adalah unggulan kedelapan sedangkan lawannya Bao Li Jing/Li Yi Jing menempati unggulan krtujuh. Meski kalah lebih dulu pada game pertama 15-21, namun berhasil memenangkan dua game berikutnya 15-21, 21-15, 21-18.
“Alhamdulillah senang sekali bisa juara, apalagi dengan pasangan baru dan bisa bermain dengan baik di sini, ini akan jadi modal untuk kami di pertandingan ke depannya. Pertandingan hari ini di game awal kami buru-buru mainnya dan lawan-pun sudah dapat pola mainnya, kami banyak eror dan banyak melakukan kesalahan. Prinsip kami walaupun di game pertama kalah tetapi tidak menutup kemungkinan bisa ambil di game selanjutnya,” tutur Amallia Cahaya Pratiwi.
Siti Fadia Silva Ramadhanti menimpali,”Gelar ini kami dedikasikan untuk Coach Karel dan Coach Nitya serta tim ganda putri Pelatnas PBSI, karena kami pasangan baru semua. Semoga hasil ini bisa memacu teman-teman untuk lebih percaya diri lagi ke depannya. Senang banget rasanya bisa jadi juara lagi Thailand Masters. Tahun lalu sama Lanny dan Tahun ini sama Tiwi, Alhamdulillah masih diberikan kepercayaan sama pelatih dan sama partner juga, jadi saya berusaha untuk terus kasih yang terbaik,” ujar Siti Fadia Silva Ramadhanti .
“Motivasi terbesar kami untuk pertandingan kali ini, kami satu tujuan sama-sama mau juara. Kami tidak memandang ini level berapa, di manapun kami dikirim, kami harus selalu kasih yang terbaik,” tamah Siti kepada Tim Media dan Humas PP PBSI.
Leo/Bagas Juara
Perang saudara antara pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, memenangkan laga mengungguli Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dua game langsung 21-10, 21-17.
Leo Rolly Carnando mengatakan,”Alhamdulillah bisa juara di Thailand Masters Super 300 kali ini. Kami sudah lama tidak masuk final, kami juga belum bisa juara lagi setelah Korea Open 2024, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih yang sudah support dan membantu kami berdua. Saya juga mau meminta maaf karena selebrasi saya tadi membanting raket, karena udah lama gak juara dan saya spontan banting raket.
“Yang kami persiapkan sebelum melawan Raymond/Joaquin, pokoknya jangan lengah dan jangan mau mengadu dengan kecepatan mereka, karena mereka lebih muda jadi tidak bisa dipungkiri mereka pasti lebih cepat.”
Bagas Maulana menjelaskan,”Motivasi untuk pertandingan ini banyak dari orang tua, diri sendiri dan partner, karena kami sudah lama vakum podium dan kami mau bangkit lagi. Ternyata ini rasanya kebangkitan, tetapi jangan cepat puas karena masih ada pertandingan-pertandingan lainnya. Gelar ini kami persembahkan untuk semua orang, terutama buat kami berdua,” tandas Bagas.
Mion Efendy
Leo Rolly Carnando mengajak rekannya Bagas Maulana dan runner up Raymond Indra/Nikolaus Joaquin foto selfi. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















