banner 728x250

Menkop Targetkan Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih dan Pelatihan SDM Dipercepat

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menargetkan percepatan pembangunan fisik untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya untuk memperkuat ekonomi kerakyatan yang disampaikannya saat Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Rabu (18/2/2023).

Menkop menekankan kelancaran pembangunan fisik KDKMP sangat krusial untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan ekonomi rakyat di tingkat desa. Hingga saat ini sebanyak 30.336 koperasi desa sedang dalam tahap pembangunan. Namun, masih ada tantangan yang dihadapi, terutama ketersediaan lahan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan koperasi desa.

banner 325x300

“Kami memahami adanya keterbatasan lahan di beberapa desa dan kelurahan. Oleh karena itu, kami akan segera menyesuaikan spesifikasi pembangunan fisik koperasi agar bisa lebih fleksibel dan sesuai dengan kondisi lokal,” ujar Menkop pada Rakortas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Sebagai upaya mengatasi masalah tersebut, Kemenkop berencana mengeluarkan kebijakan customized design untuk koperasi yang dibangun di desa dengan keterbatasan luas lahan. Kebijakan ini akan diteruskan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara, sebagai pelaksana pembangunan fisik gedung KDKMP. Hal ini dilakukan agar pembangunan fisik tetap memenuhi standar yang ditetapkan, meskipun dengan adanya keterbatasan fisik berbeda di tiap wilayah.

Berdasarkan data yang dihimpun pada Command Center Kemenkop, sebanyak 48.734 lahan sudah dilakukan pemetaan. Kemudian ada sebanyak 30.336 titik yang sedang dilakukan pembangunan fisik. Dari total angka itu yang telah rampung 100% sebanyak 1.135 titik. Menkop juga menyoroti pentingnya dukungan dari berbagai pihak mempercepat proses pembangunan fisik, termasuk dari Kementerian/Lembaga di tingkat pusat serta pemerintah daerah.

“Berharap Ada Sinergi”

“Kami berharap ada sinergi yang lebih kuat antara pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan fisik koperasi, terutama dalam hal pengadaan lahan dan pembangunan infrastruktur,” tambah Menkop.

Ferry Juliantono juga telah diresmikan dua Toko Rakyat Serba Ada (Torasera), yakni di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat dan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Menurutnya, Torasera adalah pusat distribusi barang yang berfungsi sebagai titik penghubung antara KDKMP dengan masyarakat. Prototipe ini akan menjadi contoh bagi daerah lainnya untuk dibangun di setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Torasera ini penting untuk mendukung distribusi barang dan hasil produk masyarakat desa. Harapannya, satu Torasera bisa melayani hingga 100-150 koperasi desa,” jelas Menkop.

Seiring dengan pembangunan fisik gedung KDKMP, Kemenkop juga akan mengoptimalkan pelatihan sumber daya manusia (SDM) agar para calon pengurus bisa mengelola koperasi dengan lebih profesional, transparan dan akuntabel. “Dengan pembangunan fisik yang lebih cepat dan pengelolaan yang lebih baik, KDKMP akan semakin berperan mendorong kesejahteraan masyarakat desa dan mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Ferry.

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, menekankan KDKMP sebagai program ideologis gagasan dari Presiden Prabowo Subianto agar bisa dijalankan secara maksimal. Dia mendorong agar puluhan ribu KDKMP segera beroperasi selambatnya pada bulan Juni tahun ini. “KDKMP termasuk program ideologis, artinya ini tidak boleh gagal. KDKMP merupakan ide besar dari Presiden Prabowo Subianto, ini adalah inti dari ekonomi kerakyatan,” ucap Zulhas.

Erwin Tambunan

Menkop Ferry Juliantono saat mengikuti Rakortas dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Rabu (18/2/2023). Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *