banner 728x250

Percepat Akses Pembiayaan UMKM Sumut, Kementerian UMKM Gelar Akad Massal KUR

banner 120x600
banner 468x60

PEMATANG SIANTAR, gen-idn.com – Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memperkuat akses pembiayaan bagi para pengusaha UMKM di Sumatera Utara (Sumut) melalui penyelenggaraan Sosialisasi dan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting dalam percepatan penyaluran KUR sekaligus peningkatan kualitas akses pembiayaan bagi pengusaha UMKM. Kegiatan ini juga menjadi langkah konkret pemerintah memastikan akses pembiayaan semakin cepat, inklusif dan tepat sasaran.

banner 325x300

“Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya percepatan penyaluran KUR sekaligus perbaikan kualitas akses pembiayaan UMKM,” ujar Riza Damanik di Sapo Siantar, Senin (23/2/2026) pada sosialisasi dan Akad Massal KUR diikuti lebih dari 450 pengusaha UMKM dari Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun.

Sebanyak 250 pengusaha UMKM menandatangani KUR secara langsung. Sementara itu, 200 pengusaha UMKM lainnya mengikuti sosialisasi serta pendampingan melalui coaching clinic untuk mengatasi berbagai kendala akses pembiayaan, baik administrasi maupun kesiapan usaha. Pendampingan ini menjadi bagian penting untuk memastikan pengusaha UMKM tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga pemahaman yang komprehensif mengenai tata kelola usaha yang lebih baik.

Kegiatan ini juga melibatkan layanan pendampingan pembiayaan dari sejumlah perbankan penyalur KUR, yakni BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri dan BPD Sumut. Kolaborasi antara pemerintah dan perbankan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penyaluran sekaligus meningkatkan literasi pembiayaan di kalangan pengusaha UMKM.

Riza menambahkan, akses pembiayaan merupakan salah satu kunci transformasi UMKM agar dapat masuk ekosistem pemberdayaan yang lebih terintegrasi. Transformasi itu tidak hanya berorientasi pada peningkatan omzet, tetapi juga pada penguatan struktur usaha, perluasan pasar, serta peningkatan daya saing produk dalam negeri.

“Melalui Sosialisasi dan Akad Massal KUR di Pematang Siantar dan Simalungun, kita ingin membuka bottleneck dan meningkatkan exposure KUR sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan lengkap terkait persyaratan serta tata cara mengakses program pemerintah ini,” urainya.

Mencapai Rp270 Triliun

Secara nasional, penyaluran KUR sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp270 triliun atau sekitar 94% dari target yang ditetapkan. Jumlah debitur penerima manfaat mencapai 4,5 juta pengusaha UMKM. Dari sisi kualitas, penyaluran KUR menunjukkan perbaikan signifikan dengan menjangkau 2,7 juta debitur baru dan mendorong 1,5 juta debitur graduasi.

Untuk pertama kalinya, porsi penyaluran KUR ke sektor produksi melampaui target, mencapai 60,7%. Capaian ini menunjukkan komitmen pemerinta mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang memberikan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian. Di tingkat regional, kinerja penyaluran KUR di Sumatera Utara sepanjang 2025 juga menunjukkan potensi yang kuat. Sebanyak 248.000 pengusaha UMKM di provinsi ini menerima penyaluran KUR dengan total nilai mencapai Rp14,7 triliun.

Kabupaten Simalungun menjadi salah satu daerah dengan realisasi penyaluran terbesar, yakni Rp1,18 triliun kepada lebih dari 21.000 ngusaha UMKM. Sementara itu, Kota Pematang Siantar mencatat penyaluran sebesar Rp234 miliar kepada sekitar 3.000ri pengusaha UMKM. “Capaian penyaluran KUR ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah perekonomian daerah,” kata Riza.

Memasuki 2026, tren positif tersebut terus berlanjut. Hingga 22 Februari 2026, penyaluran KUR di Sumatera Utara telah mencapai Rp1,86 triliun kepada lebih dari 32.000 pengusaha UMKM. Angka ini menunjukkan ruang percepatan realisasi penyaluran KUR masih sangat terbuka melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, serta para pengusaha UMKM.

Penyelenggaraan Sosialisasi dan Akad Massal KUR ini bukan sekadar seremoni penandatanganan pembiayaan, melainkan bagian dari strategi pemberdayaan yang lebih luas. Melalui pendekatan yang terintegrasi antara pembiayaan dan pendampingan, Kementerian UMKM mendorong pengusaha UMKM untuk semakin percaya diri mengembangkan usaha, memperluas jaringan dan meningkatkan kapasitas produksi.

Pemerintah berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pembiayaan, memperkuat ketahanan usaha, serta mendorong pengusaha UMKM di Pematang Siantar dan Simalungun untuk terus naik kelas. Dengan semangat kolaborasi dan kerja bersama, UMKM di Sumatera Utara diharapkan semakin kokoh sebagai penggerak utama perekonomian daerah dan penopang pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” tutur Riza.

Erwin Tambunan

Pelaku UMKM yang menandatangani secara massal akad KUR daerah dengan perbankan yang menyalurkan pinjaman tersebut. Foto: Humas Kementerian UMKM.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *