SENTUL, gen-idn.com – Tim voli putri Jakarta Popsivo Polwan menembus final four Proliga 2026 setelah mengalahkan Medan Falcons di GOR Candradiimuka Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/2/2026). Amalia Fajrina Nabila dan kolega menang dengan skor 3-0 (25-10, 25-19, 25-15),
Pada laga ini tim milik Kepolisian RI tersebut tampil menekan sejak awal sehingga Medan Falcons tidak bisa ke luar dari tekanan. Pelatih Popsivo, Darko Dobreskov mengungkapkan timnya mencoba meraih kemenangan untuk menembus final four. “Kami berupaya bangkit di putaran kedua. Tentu kami kesulitan pada putaran pertama, kami berupaya untuk membenahi tim menatap laga final four,” ungkap pelatih asal Serbia itu.
Pada laga ini jadi momen berkesan bagi pemain Popsivo Polwan, Bethania de la Cruz. Pemain kelahiran 13 Mei 1987 itu memutuskan untuk gantung sepatu setelah laga melawan Medan Falcons. Penggawa asal Republik Dominika itu menjadi kepingan penting Popsivo Polwan sepanjang Proliga 2026. Tercatat Bethania mencetak 205 poin hingga laga melawan Bandung BJB Tandamata, Kamis (19/2/2026).
Darko Dobreskov mengungkapkan apresiasi atas pencapaian Bethania de la Cruz yang telah dua musim membela Popsivo Polwan. “Bethania merupakan pemain yang luar biasa. Kamu bisa melihat sendiri penampilannya malam ini, dia tampil luar biasa dan menunjukkan dedikasinya untuk dunia voli,” ujar Darko.
Pemain senior Popsivo Polwan, Rita Kurniati mengucapkan terima kasih atas dedikasi Bethania de la Cruz di dunia voli, khususnya selama berkarir di Indonesia. Pevoli kelahiran 27 September 1978 itu menilai kehadiran Bethania yang punya pengalaman tampil di Olimpiade bisa menjadi pengalaman untuk pemain-pemain muda di Popsivo Polwan. “Peran Bethania di tim sangat luar biasa. Pengalamannya bermain di Olimpiade bisa ditularkan kepada para pemain muda yang ada di Popsivo Polwan,” tukas ibu dari pevoli Alfin Daniel Pratama dan M. Setyabima Putra itu.
Tersanjung
Bethania de la Cruz tersanjung bisa mempersembahkan penampilan terakhir di dunia voli. Terlebih pada laga terakhir membawa Popsivo Polwan meraih kemenangan dan tembus final four. “Rasanya campur aduk, saya bermain tiga musim di Indonesia. Saya merasa terkesan dengan orang-orang yang ada di sini. Mulai dari penggemar membuat saya kerasan selama tiga musim sejak pertama di Jakarta Pertamina pada 2018.”
“Saya memang belum pernah mempersembahkan gelar juara di Indonesia. Tapi Indonesia tetap ada di hati saya selama saya berkarir di dunia voli,” beber pemain asal Santo Domingo itu.
Dengan hasil ini, Jakarta Popsivo Polwan mengikuti jejak Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta Pertamina Enduro ke final four Proliga 2026. Untuk sementara Chelsa Berliana dan kolega mengoleksi tujuh kemenangan dari 12 laga.
Dari kubu Medan Falcons, pelatih Marcos Sugiyama senang dengan perkembangan tim anak asuhannya. Sepanjang musim tim yang sudah dua musim berlaga di Proliga itu menunjukkan progres luar biasa, utamanya pemain-pemain muda yang ada di dalamnya. “Sepanjang Proliga 2026 kami memang belum berhasil meraih kemenangan. Tapi progres permainan kami dari hari ke hari cukup berkembang.”
“Saya berharap ke depannya para pemain muda yang berada di Medan Falcons bisa berkembang setelah mendapatkan pengalaman bermain di Proliga 2026,” tutur pria berdarah Jepang-Brazil itu.
Enda Suranta
Pemain Jakarta Popsivo Polwan, Bethania de la Cruz (Dominika) menyemangati rekan-rekannya saat menghapi Medan Falcons dan menang 3-0 (25-10, 25-19, 25-15). Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com
Jadwal Sabtu (28/2/2026):
Jam 20.30 WIB: Jakarta Garuda Jaya vs Medan Falcons Tirta Bhagasasi (putra)


















