banner 728x250

Menkop Mohon KB PPI Untuk Bersinergi, Dengan Kopdes Merah Putih

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menutup event Indonesia Ramadan Expo 2026 yang mengusung tema “Satu Pusat, Segala Kebutuhan Dunia Islam” yang diselenggarakan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PPI) di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Minggu (8/3/2026).

Menkop didampingi Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Harmonisasi dan Kolaborasi Ekosistem Koperasi Wahyono Suparno, mengapresiasi dan mendukung event Indonesia Ramadan Expo 2026. Menkop mengajak para pengurus dan anggota Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia untuk bersinergi dan terlibat memajukan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah (KDKMP).

banner 325x300

Dijelaskan, tema event Indonesia Ramadan Expo 2026 sangat relevan dengan tantangan sekaligus peluang besar yang dimiliki Indonesia saat ini. Khususnya membangun ekosistem ekonomi syariah dan industri halal yang kuat, terintegrasi dan berdaya saing global. “Di sinilah pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, organisasi masyarakat, serta generasi muda,” kata Menkop.

Menkop bangga karena saat ini organisasi-organisasi Islam selalu membuat kegiatan pameran yang bisa menyajikan hasil produk-produk sendiri. Seperti kuliner, kerajinan, fashion dan lainnya. Karena itu, Kemenkop siap memfasilitasi hasil karya atau produk-produk dari para pelaku usaha di Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia untuk dipasarkan di KDKMP.

“Kami sudah bertemu KB PPI termasuk organisasi Islam lainnya, intinya mengajak suluruhnya bersinergi dan mulai sekarang kita berpikir bagaimana bisa memproduksi barang-barang sendiri. Mulai dari yang paling sederhana, kemudian bisa bertahap dan kita bisa maju sampai kita punya industri yang besar,” ujar Menkop.

Ferry Juliantono meminta para pelaku usaha untuk tidak takut produk-produknya nanti itu tak laku dijual. “Kita akan prioritaskan seluruh produk-produk UMKM untuk bisa dipasarkan dan dijual di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tegasnya.

Yang Berkeadilan

Menurut Ferry, penguatan ekonomi syariah bukan hanya soal pengembangan industri halal semata, tetapi juga tentang membangun sistem ekonomi yang berkeadilan, inklusif dan menyejahterakan umat. Karena itu, ekonomi syariah harus menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat luas, bukan hanya menjadi sektor ekonomi yang eksklusif.

Dalam konteks tersebut, koperasi memiliki peran yang sangat strategis. Koperasi adalah bentuk nyata dari ekonomi gotong-royong yang sejalan dengan nilai-nilai keadilan, kebersamaan, dan keberkahan dalam ekonomi syariah.

Menteri menjelaskan, melalui koperasi, masyarakat bisa memperkuat akses pembiayaan, memperpendek rantai distribusi, serta meningkatkan nilai tambah dari aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh rakyat. Karena itu, pengembangan ekonomi syariah di Indonesia perlu terus didorong dengan memperkuat basis ekonomi rakyat, termasuk melalui koperasi dan para pelaku usaha, sehingga tercipta rantai nilai halal yang utuh, mulai dari produksi, pembiayaan, distribusi, hingga konsumsi.

Ketua Umum Pengurus Pusat KB PPI Nasrullah Larada, menyambut baik permintaan Menkop Ferry Juliantono untuk mengajak KB PPI bersinergi dengan program KDKMP. “Kami telah berhasil menggerakan para pelaku UMKM yang berbasis koperasi,” ucapnya.

Dia mendukung upaya Menkop untuk mengubah koperasi menjadi lebih baik. “Koperasi akan menjadi wajah baru dan terobosan yang sangat luar biasa dengan membentuk KDKMP. Ini satu pkoperasi yang bisa mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang sangat baik,” tandasnya.

Erwin Tambunan

Menkop Ferry Juliantono berdialog dengan pramuniaga satu stand di Indonesia Ramadan Expo 2026 sebelum menutup event tersebut. Foto: Humas.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *