banner 728x250

Buka Bazar Ramadhan, Menteri UMKM: Penting Menguatkan Pasar Domestik

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan penting menjaga dan mengoptimalkan potensi pasar domestik Indonesia yang sangat besar agar tidak didominasi oleh produk impor, sekaligus tetap mendorong penguatan produk unggulan pengusaha UMKM untuk menembus pasar ekspor.

Menteri UMKM membuka Bazar Ramadhan bertajuk “Harmoni Ramadhan Bangkit Bersama UMKM: Menenun Tradisi Memperkuat Ekonomi UMKM” yang diinisiasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM bekerjasama dengan Epic Market Kriya Nusantara di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

banner 325x300

“Tanpa mengesampingkan upaya mendorong produk unggulan UMKM menembus pasar ekspor, pasar domestik kita harus dijaga dengan baik. Dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta orang, potensi pasar kita sangat besar. Jika tidak besar, tidak mungkin pasar domestik kita menjadi sasaran berbagai produk impor,” kata Menteri UMKM.

Menteri mengatakan, pemerintah terus memperkuat berbagai langkah strategis untuk menjaga potensi pasar domestik sekaligus melindungi pengusaha UMKM dari persaingan yang tidak sehat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menertibkan peredaran barang impor ilegal agar tidak mengganggu keberlangsungan usaha pengusaha UMKM di dalam negeri.

“Saya berharap seluruh pihak dapat fokus pada optimalisasi penggunaan produk lokal. Langkah ini penting untuk memperkuat posisi pengusaha UMKM dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor,” ujarnya.

Juga Semakin Berkembang

Melalui penguatan konsumsi produk lokal, penataan pasar domestik, serta sinergi kebijakan lintas sektor, pemerintah berkomitmen memastikan pengusaha UMKM tidak hanya mampu bertahan di tengah dinamika ekonomi global, tetapi juga semakin berkembang sebagai pilar utama ketahanan ekonomi nasional.

“Saat ini pemerintah sedang melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan kompetitif. Dengan ekosistem yang kondusif, pengusaha UMKM diharapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk tumbuh dan berkembang di pasar domestik,” terang Maman Abdurrahman.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian UMKM Tina Astari menyampaikan bahwa bazar yang telah memasuki tahun kedua penyelenggaraannya ini akan berlangsung hingga 12 Maret 2026. Menurut Tina, bazar tersebut diikuti lebih dari 100 pengusaha UMKM yang menampilkan beragam produk dari berbagai sektor, mulai dari kriya, kuliner, fesyen, hingga produk kreatif lainnya.

“Bazar Ramadhan ini tidak hanya menjadi ruang transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, kolaborasi, serta jejaring usaha. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengusaha UMKM untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan produknya,” ujar Tina sembari berharap para pengusaha UMKM yang terlibat di kegiatan ini bisa semakin meningkatkan daya saing produknya untuk pasar domestik maupun di pasar global.

Erwin Tambunan

“Dengan ekosistem yang kondusif, pengusaha UMKM diharapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk tumbuh dan berkembang di pasar domestik,” terang Maman Abdurrahman. Foto: Humas Kementerian UMKM.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *