ORLRANS, gen-idn.com – Ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke perempatfinal Orleans Masters 2026, Prancis, sedangkan Anthony Sinisuka Ginting gagal lagi setelah dipecundangi pebulutangkis senior asal Taiwan Chou Tien Chen 14-21, 10-21 yang menempati unggulan pertama di turnamen berhadiah total USD250.00 itu pada Kamis (19/3/2026).
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mengatasi permainan Brian Wassink/Debora Jille (Belanda) dengan skor 21-13, 21-12 di panggung turnamen Super 300 WBF itu. “Persaingan di ganda campuran cukup bagus di sini. Banyak pemain berkualitas yang turun, jadi kansnya merata. Tapi kami yakin kami bisa melewatinya,” tutur Amri kepada Tim Media dan Humas PP PBSI.
Sedangkan bagi Ginting, kekalahan di tangan Chou Tien Chen, merupakakan kegagalan menyakitkan meski berusaha meraih hasil terbaik setelah pulih dari cedera. “Secara keseluruhan bisa dibilang pola permainan dari awal sampai selesai, dia yang kontrol semua. Memang masuk ke pola permainan dia semua. Sudah mencoba buat adu semua strategi, tapi ya kurang bisa cerdik menyusun strategi yang tepat dan melakukannya. Hari ini Chou bermain lebih baik.”
“Chou dengan usianya sekarang (36) masih ada di level atas, menjadi pelajaran juga buat saya bagaimana cara dia jaga badannya. Itu yang juga harus saya terapkan ke diri saya, harus aware dengan kondisi, apa yang mesti dilakukan karena kembali lagi saya percaya kalau badannya sehat pasti bisa bermain dengan baik dan bagus. Maksudnya fokusnya lebih ke strategi di lapangan, tidak terpecah.”
“Kalau sekarang memang nggak terlalu berpikiran terlalu jauh, tapi pasti target pribadi ada. Saya ingin kembali ke top 20 tahun ini dan itu jadi acuan tujuan saya,” papar Ginting.
Mion Efendy
Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah di satu momen ketika menang atas Brian Wassink/Debora Jille (Belanda) serta ke perempatfinal Orleans Masters 2026. Foto: Humas.


















