banner 728x250

Wamen UMKM: Diplomasi Maritim Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Global

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mendukung pelayaran muhibah KRI Bima Suci milik TNI Angkatan Laut (AL) sebagai ajang promosi sekaligus perluasan pasar produk UMKM Indonesia ke kancah internasional.

Wakil Menteri (Wamen) UMKM Helvi Moraza mengatakan dukungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan pelayaran etape kedua Kartika Jala Krida (KJK) 2026 yang mengemban misi strategis Indonesia di bidang maritim dan ekonomi.

banner 325x300

“Dalam pelayaran muhibah ini, KRI Bima Suci turut membawa serta produk unggulan UMKM Indonesia untuk diperkenalkan di delapan negara sahabat yang menjadi tujuan singgah,” ujar Wamen di Jakarta, Selasa (31/3/2026) seraya menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam memperluas akses pasar nasional.

“Kementerian UMKM selalu siap berkolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi dengan TNI Angkatan Laut dan Kementerian Perdagangan diharapkan mampu mendorong produk UMKM Indonesia menembus pasar global melalui jalur diplomasi maritim,” katanya.

Menurut Helvi Moraza, inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta memperkuat citra produk lokal di tingkat internasional.

Lintas Negara

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa pelayaran ini tidak hanya membawa misi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang interaksi lintas negara yang penting bagi pembentukan karakter dan jejaring global para calon perwira, sekaligus memperkuat hubungan internasional.

“Para peserta sangat antusias mengikuti pelayaran ini sebagai sarana membangun persahabatan antar pelaut dari berbagai negara, sekaligus mempererat semangat brotherhood di antara mereka,” paparnya.

Sebanyak 79 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) turut serta di pelayaran ini, didampingi perwira dan awak kapal. Selain itu, terdapat 52 peserta program ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) yang berasal dari 24 negara sahabat, sehingga total peserta mencapai 131 orang.

Rute pelayaran KRI Bima Suci meliputi Surabaya, Jakarta, Belawan, Sri Lanka, Singapura, Vietnam, China, Korea Selatan, Rusia, Jepang, Filipina, hingga Bitung, sebelum kembali ke Surabaya. Pelayaran ini menempuh jarak sekitar 16.877 mil laut dalam kurun waktu 124 hari.

Produk UMKM yang dibawa akan dipromosikan kepada masyarakat internasional melalui kegiatan deck reception di atas KRI Bima Suci saat kapal bersandar di pelabuhan negara sahabat, sebagai bagian dari strategi diplomasi ekonomi yang memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

Erwin Tambunan

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali: Pelayaran ini tidak hanya membawa misi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang interaksi lintas negara. Foto: Humas Kementerian UMKM.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *