banner 728x250

Final Four Proliga 2026: JPE Butuh Satu Kemenangan Lagi Lolos ke Grandfinal

banner 120x600
banner 468x60

​SOLO, gen-idn.com – Juara bertahan tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan satu tempat di babak Grandfinal Proliga 2026, seusai mengalahkan Jakarta Electric PLN Mobile 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8) pada laga Final Four seri kedua putaran kedua di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, Minggu (12/4/2026).

Dengan jumlah tiga kemenangan membuka peluang JPE untuk tampil di partai puncak nanti. Megawati Hangesti Pertiwi dkk. menyisakan dua laga di Semarang, pekan depanmasing-masing menghadapi Jakarta Popsivo Polwan dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia

banner 325x300

JPE langsung tancap gas sejak awal laga. Koordinasi apik antara setter Tisya Amallya dengan deretan hitter seperti Irina Voronkova dan Wilma Salas membuat pertahanan Electric PLN kocar-kacir. Meski Agustin Wulandari dkk sempat menipiskan jarak menjadi 20-21, smes tajam Voronkova memastikan kemenangan 25-22 bagi JPE.

​Memasuki set kedua, JPE kembali unggul cepat 4-0. Irina Voronkova menjadi motor serangan yang sulit dibendung. Walaupun Electric PLN terus mencoba memberikan perlawanan melalui Kara Bajema, JPE yang sedang dalam performa terbaiknya kembali menutup set dengan skor identik 25-22.

​Tertinggal dua set membuat Neriman Ozsoy dkk bermain lebih lepas. Setelah sempat saling kejar angka hingga 16-16, Electric PLN berhasil mengambil alih kendali di poin kritis. Kara Bajema dan Neriman menjadi kunci kebangkitan tim milik BUMN tersebut dengan menutup set 25-21.

​Momentum kemenangan PLN berlanjut ke set keempat. Pelatih JPE, Bullent Karsioglu, sempat mengambil time out saat tertinggal 9-12, namun taktik itu belum mampu meredam agresivitas tandem maut Kara Bajema dan Ersandrina Devega. Set ini berakhir dominan untuk PLN dengan skor 25-18, memaksa pertandingan berlanjut ke babak penentuan.

​Set kelima berlangsung sangat intens dengan skor yang terus berimpit hingga 6-6. Namun, ketangguhan libero Nurlaili menggalang pertahanan menjadi titik balik. JPE berhasil memegang kendali setelah unggul 11-8. Serangan bertubi-tubi dari Voronkova akhirnya menyudahi perlawanan Electric PLN dengan skor 15-8, sekaligus memastikan kemenangan 3-2 untuk Jakarta Pertamina Enduro.

Harus Segera Berbenah

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi JPE untuk melangkah lebih jauh di babak Final Four, sementara Jakarta Electric PLN harus segera berbenah demi menjaga asa ke partai puncak.

Usai laga asisten pelatih sekaligus direktur teknik Electric PLN Mobile, Anantachai Yoonprathom mengakui timnya merubah pola permainan. “Meski kami kalah, tapi kami bisa menampilkan permainan yang bagus, ” katanya.

Menurutnya, kesalahan utama timnya adalah masalah tosser. “Tapi kami mengakui Pertamina hari ini bermain sangat bagus, ” ujarnya serta menegaskan tetap akan mengevaluasi timnya untuk pertandingan di Semarang.

Manajer tim JPE Widi Triyoso mengatakan pertandingan hari ini tidak mudah. “Tapi evaluasi-evaluasi yang kami lakukan sebelumnya hari ini berjalan dengan baik,” ujarnya sembari menjelaskan di JPE punya pemain kunci Voronkova, Megawati dan Wilma Salas.

“Kalau ketiganya main fokus, saya pastikan JPE bisa menang,” tukas Widi Triyoso.

Salah satu bintang tim JPE Megawati mengemukakan pertandingan sempat menegangkan. “Di Surabaya kemarin kita hampir menang dan pengalaman itu tadi hampir terulang. Tapi kami hari ini lebih fokus dan mengambil kemenangan,” jelas Megawati.

Enda Suranta

Jakarta Pertamina Enduro melalui Salas dan Rissa menghadang spike yang dilancarkan pemain Jakarta Electric PLN Mobile, Ersandria Devega. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *