banner 728x250

Wamen UMKM: Jambore Kumitra Kalsel Perluas Akses, Pembiayaan dan Pasar UMKM

banner 120x600
banner 468x60

BANJARMASIN, gen-idn.com – Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) gelar Jambore Kumitra 2026 di Kalimantan Selatan sebagai upaya memperluas akses pembiayaan, kemitraan, pasar dan pendampingan usaha guna meningkatkan daya saing serta kesejahteraan pengusaha UMKM.

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menegaskan Jambore Kumitra 2026 merupakan langkah konkret Kementerian UMKM untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar program pemerintah memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

banner 325x300

“Sesuai amanah Presiden Prabowo, kurangi seremonial dan perbanyak program yang menyentuh langsung masyarakat. Jambore Kumitra ini menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk memajukan UMKM di Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin, sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” katanya saat membuka Jambore Kumitra di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (25/10/2026).

Menurut Helvi, Kumitra merupakan program Kementerian UMKM yang mempertemukan pengusaha UMKM dengan berbagai mitra strategis untuk membuka peluang pembiayaan, kemitraan usaha dan akses pasar. Dia menjelaskan pemberdayaan UMKM tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan pendekatan terintegrasi, mulai dari pelatihan kewirausahaan, akses pembiayaan, perluasan pasar, pendampingan berkelanjutan, hingga transformasi digital.

“Di sini kami juga menghadirkan transformasi digital melalui sosialisasi dan implementasi Sahabat UMKM. Melalui kegiatan ini, berbagai layanan dan program yang berkaitan dengan kebutuhan pengusaha UMKM kami integrasikan agar manfaatnya semakin optimal,” ujar Helvi.

Berdasarkan data Sistem Informasi Data Tunggal UMKM (SIDT-UMKM) Kementerian UMKM, hingga akhir 2025 terdapat 518.542 unit UMKM di Kalimantan Selatan, bertambah 8.776 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 51.686 pengusaha UMKM berada di Kota Banjarmasin.

Melihat besarnya potensi itu, Kementerian UMKM menghadirkan berbagai layanan strategis di Jambore Kumitra 2026 yang mencakup akses pembiayaan usaha, kemitraan dan pasar, optimalisasi layanan dan pendampingan, serta pemberdayaan dan edukasi.

“Kami Berupaya”

Melalui layanan terpadu tersebut, pengusaha UMKM diharapkan tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mendapatkan solusi konkret sesuai kebutuhan dan tahapan perkembangan usahanya. “Kami berupaya memberikan layanan terbaik yang membantu pengusaha UMKM memahami langkah berikutnya, bukan justru membuat mereka kebingungan mencari bantuan,” ulas Helvi.

Kementerian UMKM juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kota Banjarmasin, pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, APRINDO, PHRI, lembaga keuangan, asosiasi, PLUT UMKM Banjarbaru, Rumah Layanan Kemasan Kalimantan Selatan, serta seluruh pemangku kepentingan yang berkolaborasi menyukseskan kegiatan itu

Helvi menekankan keberhasilan Jambore Kumitra tidak semata diukur dari penyelenggaraan kegiatan, melainkan dari keberlanjutan manfaat yang diterima pengusaha UMKM, terutama ketika memperoleh pembiayaan, memperluas pasar dan membangun kemitraan usaha.

“Keberhasilan Jambore Kumitra harus terlihat dari manfaat nyata setelah kegiatan ini. Pengusaha UMKM memperoleh akses pembiayaan dan pendampingan, peluang kemitraan ditindaklanjuti, serta semakin banyak produk UMKM yang dibeli masyarakat. Setiap komitmen dan peluang yang lahir dari Jambore ini akan terus kami kawal,” tukas Helvi.

Sebelum membuka kegiatan, Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kalimantan.

“Semoga musibah ini segera berakhir, kondisi lingkungan kembali pulih, dan masyarakat dapat beraktivitas seperti sediakala. Kami juga berharap para pengusaha UMKM yang terdampak segera bangkit dan kembali menjalankan usahanya agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap terjaga dan perekonomian daerah kembali bergerak,” ujar Helvi.

Erwin Tambunan

“Keberhasilan Jambore Kumitra harus terlihat dari manfaat nyata setelah kegiatan ini. Setiap komitmen dan peluang yang lahir dari Jambore ini akan terus kami kawal,” tukas Helvi. Foto: Humas Kementerian UMKM.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *