banner 728x250

SEA Games 2025: Tim Bulutangkis Putri ke Semifinal, Tumbangkan Myanmar

banner 120x600
banner 468x60

PATHUM THANI, gen-idn.com – Regu bulutangkis putri Indonesia tumbangkan Myanmar 3-0 dan lolos ke semifinal SEA Games 2025 Thailand yang diperkuat Putri Kusuma Wardani dan Gregoria Mariska Tunjung pada laga di Gymnasium 4, Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, Thailand, Minggu (7/12/2025).

Tim Media dan Humas PP PBSI melaporkan, Putri Kusuma Wardani di partai pertama mengalahkan Thet Htar Thuzar 17-21, 22-20, 21-13. Tunggal kedua Gregoria Mariska Tunjung menang lawan Eaint Chit Phoo 21-9, 21-7. Kemenangan Indonesia dilengkapi Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang menang atas Su Latt/Khaing Thin Zar 21-10, 21-6.

banner 325x300

Putri Kusuma Wardani: Hari ini ada tekanan sedikit yang saya rasakan, lawan bermain dengan baik di game pertama dan berlanjut di game kedua. Saat tertinggal cukup jauh di game kedua, tapi berkat dukungan dari teman-teman di belakang dan mas Imam (Tohari) sebagai pelatih jadi saya terus berusaha untuk tidak mau kalah.”

“Saya pernah bertemu dengan lawan ini sebelumnya, memang kekuatan tangan, pukulan dan permainan depannya cukup bagus. Di game kedua itu saat tertinggal, saya hanya coba masuk dulu bolanya karena sepanjang laga dari game pertama dan kedua banyak mati yang konyol, yang seharusnya tidak mati.” tukas Putei KW..

Adapun Gregoria Mariska Tunjung menjelaskan, “Puji Tuhan bisa membawa tim Indonesia unggul 2-0. Tadi saya merasa mainnya bisa nyaman dan semoga motivasi untuk terus menyumbang poin untuk Indonesia bisa berlanjut di pertandingan-pertandingan selanjutnya.”

“Masih Banyak Penyesuaian”

“Karena ini pertandingan pertama pastinya saya rasa masih banyak penyesuaian di lapangan. Saya tidak mau gampang puas karena lawan akan semakin naik levelnya, semakin sulit jadi saya akan lebih mempersiapkan diri lagi. Bertahun-tahun sebagai tunggal pertama memang saya merasa ada tekanan tersendiri karena selalu menjadi pembuka match, hal bagus juga untuk Putri hari ini karena tadi di situasi sulit akhirnya bisa menang,” tuturnya.

“Dan akan banyak beregu-beregu ke depan jadi semoga dengan hal ini Putri yang sekarang menjadi tunggal pertama bisa belajar. Dulu saya juga ada penyesuaian yang dialami dan bisa dibilang agak struggle karena harus menghadapi tunggal terbaik dari negara lawan dengan target menyumbang poin.”

Rachel Allessya Rose: “Pertandingan hari ini kami bisa menang, senang bisa menyumbang poin dan menjadi penentu. Ini yang selalu jadi keinginan kami untuk terus menghasilkan angka untuk Indonesia. Selain itu, tadi kami mencoba adaptasi dengan lapangan, mencoba-coba pola dan pukulan agar bisa lebih enak untuk pertandingan selanjutnya.”

“Besok kalau diturunkan dan melawan Malaysia, kemungkinan kami akan bertemu Pearly (Tan)/Thinaah (Muralitharan). Kami akan menyiapkan semua hal, pasti akan capek tapi kami siap melawan mereka,” aku Rachel.

Sedangkan Febi Setianingrum mengakui, “Pertama kali saya turun di ajang SEA Games, rasanya memang berbeda, vibes-nya berbeda dan keinginan untuk menangnya lebih tinggi dengan dukungan teman-teman di belakang. Senang dapat kesempatan ini. Besok harus lebih fokus, lebih siap bermain cepat dan permainan no-lob dan defense-nya dikuatkan,” urai dia.

Mion Efendy

Sangat ekspresif penampilan Putri Kusuma Wardani ketika memenangkan laga perdana dari pebulutangkis Myanmar, Thet Htar Thuzar. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *