banner 728x250

Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani Juara SEA Games 2025

banner 120x600
banner 468x60

PATHUM THANI, gen-idn.com – Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juarai SEA Games 2025 setelah kandaskan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dua game langsung 21-14, 21-17 di Gymnasium Thammasat University, Pathum Thani, Thailand, Minggu (14/12/2025).

Sebagai unggulan ketiga, tidak membuat ganda Indonesia gentar menghadapi wakil Malaysia. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menghadipi unggulan pertama, justru hanya memerlukan dua game untuk menghentikan permainan Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

banner 325x300

“Pastinya sangat senang, sangat bersyukur. Ini salah satu berkat yang luar biasa kami bisa masuk tim SEA Games di last minute, hitungannya. Dan kami bisa memberikan penampilan yang terbaik baik itu di individual, baik itu di tim kemarin. Mudah-mudahan ini menjadi tren positif untuk kami, menjadi motivasi untuk untuk lebih meraih prestasi lain.”

“Ada rasa percaya diri sata masuk lapangan karena rekor kami unggul dari Aaron/Soh dan beberapa hari lalu juga baru bertemu di final beregu. Tapi kami tetap wasapda karena mereka pasti evaluasi terhadap permainan kami. Tadi coba untuk tidak lengah sedikitpun,” tutur Sabar kepada tim Media dan Humas PP PBSI.

“Rencana Tuhan”

“Saya melihat junior-junior saya di umur belia mereka sudah main SEA Games, mereka dapat medali emas sedangkan saya di umur 29 tapi itu rencana Tuhan. Kita tidak pernah tahu kapan datangnya berkat itu, bisa di belasan tahun atau di umur saya sekarang. Rasanya sangat luar biasa.”

“Kami tidak menyangka bisa dapat dua medali emas di sini karena kami tahu juga pasangan Malaysia dan Leo/Bagas yang bagus-bagus, mereka termasuk pasangan top. Kami hanya coba tidak mau kalah saja di lapangan. Ini perjalanan yang sangat-sangat tidak bisa saya bayangkan karena kami benar-benar memulai dari bawah dan sekarang bisa main SEA Games dan dapat medali emas. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” sambung Reza.

Sedangkan perjuangan atlet merah putih lainnya Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, gagal mendapatkan emas karena dikalahkan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia) meski bertarung rubber game 16-21, 21-19 dan 17-21.

Mion Efendy

Mereka mengikuti seremoni penghormatan pemenang ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *