JAKARTA, gen-idn.com – Daihatsu Indonesia Masters 2026 akan kembali digelar pada 20–25 Januari 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang persaingan atlet-atlet terbaik dunia, tetapi juga momentum untuk menghadirkan kembali kebanggaan dan kegembiraan masyarakat terhadap bulutangkis Indonesia.
Lebih dari satu turnamen.
Daihatsu Indonesia Masters 2026 dirancang sebagai ruang pertemuan antara prestasi dan publik. Dengan konsep yang inklusif, masyarakat dapat merasakan langsung atmosfer pertandingan kelas dunia sekaligus menikmati berbagai aktivitas dan hiburan di area luar venue, menjadikan bulutangkis hadir lebih dekat sebagai bagian dari kehidupan dan kebersamaan.
Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, menyampaikan Daihatsu Indonesia Masters memiliki makna strategis bagi bulutangkis nasional, baik sebagai ajang prestasi maupun sebagai etalase karakter dan nilai-nilai olahraga Indonesia.
“Daihatsu Indonesia Masters bukan sekadar turnamen. Dia adalah bagian dari identitas bulutangkis Indonesia, tentang sportivitas, semangat juang dan fair play. Turnamen ini
mencerminkan bagaimana kita merawat prestasi sekaligus membangun kebanggaan publik secara berkelanjutan,” ujar Fadil, Senin (12/1/20256).
Nilai Historis
Menurutnya, penyelenggaraan turnamen di Istora GBK selalu memiliki nilai historis dan emosional tersendiri. Dukungan penonton Indonesia yang khas, penuh semangat namun tetap menjunjung sportivitas, menjadi kekuatan yang membedakan Indonesia di mata dunia.
“Atmosfer Istora adalah warisan bulutangkis Indonesia. Dukungan publik yang positif dan beretika adalah energi bagi atlet, sekaligus cerminan kedewasaan kita sebagai bangsa
pencinta olahraga. Ini yang harus terus kita jaga dan perlihatkan kepada komunitas bulutangkis dunia,” lanjutnya.
Fadil juga menegaskan bahwa Daihatsu Indonesia Masters 2026 sejalan dengan visi PBSI untuk mewujudkan bulutangkis sebagai sumber kebanggaan dan kegembiraan bangsa.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk mencintai bulutangkis dan menjadikannya bagian dari gaya hidup sehat dan berprestasi.
“Bagi PBSI, event ini adalah bagian dari proses panjang membangun ekosistem bulutangkis yang kuat, mulai dari atlet elite, pembinaan usia muda, hingga keterlibatan publik. Prestasi dan kebanggaan harus tumbuh bersama,” tambahnya.
NAS
Daihatsu Indonesia Masters 2026, Arena uji ketrampilan pebulutangkis dunia. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















