banner 728x250

Menteri Koperasi: Potensi Desa Bakal Diorganisir Wadah Kopdes Merah Putih

banner 120x600
banner 468x60

SERANG, gen-idn.com – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan seluruh potensi ekonomi yang dimiliki daerah, khususnya di desa-desa, akan dikelola, dimanfaatkan dan diorganisir secara profesional dalam wadah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sehingga, potensi tersebut bisa menghasilkan nilai ekonomis yang bisa dirasakan masyarakat desa.

“Saatnya sekarang seluruh pelaku usaha lokal memproduksi sendiri aneka kebutuhan masyarakat. Hasil produksinya, akan diprioritaskan untuk dijual di gerai-gerai ritel KDKMP,” kata Menkop saat menghadiri Musyawarah Wilayah II Dewan Koperasi Nasional Wilayah (Dekopinwil) Banten, di Aula Pendopo Gubernur Gedung Negara, Kota Serang, Banten, Senin (16/2/2026).

banner 325x300

Menurut Menkop, Banten adalah provinsi dengan potensi ekonomi yang sangat besar dan strategis. Beberapa sektor unggulan yang dapat menjadi penggerak koperasi antara lain industri dan manufaktur, perdagangan dan jasa, perikanan dan kelautan, termasuk potensi pariwisata. Bahkan, kedekatan dengan Provinsi Jakarta juga menjadikan Banten sebagai simpul distribusi nasional. Jika seluruh potensi ini dikonsolidasikan dalam ekosistem koperasi yang modern dan terdigitalisasi, maka koperasi Banten akan naik kelas.

“Di sinilah pentingnya peran Dekopinwil sebagai penggerak, pengarah dan penghubung antar koperasi,” kata Menkop.

Terus Mendorong

Oleh karena itu, Kemenkop terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta modernisasi tata kelola koperasi, agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Bahkan, Menkop juga mendorong agar koperasi-koperasi di Banten aktif dalam penguatan KDKMP, sehingga desa-desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi dengan pasar regional dan nasional.

Menkop juga menegaskan bahwa eksistensi KDKMP ke depan dapat menjadi alternatif penciptaan banyak lapangan kerja, khususnya bagi kalangan Gen Z.

Gubernur Banten Andra Soni yang diwakili Asisten Daerah II Pemprov Banten Budi Santoso, menyebutkan bahwa koperasi layak dibangun dan dikembangkan karena memiliki banyak peran sosial bagi masyarakat. Di antaranya, menjadi forum konsolidasi bagi seluruh elemen ekonomi di desa-desa, sebagai agregator dari produk-produk UMKM, hingga menjadi daya tawar bagi anggota di pasar. “Kalau koperasi berjalan dengan baik, para rentenir dan tengkulak tidak akan bisa masuk ke desa-desa,” ungkap Budi.

Ketua Dekopinwil Banten Asep Rahmatullah mengungkapkan bahwa seluruh Gerakan Koperasi di Banten mendukung penuh keberadaan KDKMP. “Pasalnya, itu merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo untuk membawa Indonesia ke arah lebih baik,” tukas Asep.

Erwin Tambunan

Menkop Ferry Juliantono bersama peserta Musyawarah Wilayah II Dekopinwil Banten, berfoto di Aula Pendopo Gubernur Gedung Negara, Kota Serang, Banten, Senin (16/2/2026). Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *