SOLO, gen-idn.com – Jakarta LavAni Livin’ Transmedia menunjukkan kelasnya sebagai kandidat kuat juara setelah membungkam perlawanan Jakarta Garuda Jaya pada lanjutan putaran kedua Final Four Proliga 2026 setelah bertanding di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (11/4/2026) malam. Tim asuhan David Lee tersebut menang telak 3-0 (25-19, 25-21, 25-18).
Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi LavAni di papan atas klasemen Final Four, sekaligus memberikan pelajaran berharga bagi skuad muda Garuda Jaya yang terus berupaya memberikan perlawanan sengit sepanjang laga.
Sejak Awal LavAni menurunkan komposisi terbaiknya sejak peluit pertama dibunyikan. Mengandalkan Dio Zulfikri sebagai pengatur serangan, serta daya gedor dari Taylor Sander dan Boy Arnes, LavAni memegang kendali. Meski ditekan, Garuda Jaya yang dimotori Dawuda dan Fauzan Nibras sempat memberikan perlawanan ketat di awal laga.
Keunggulan LavAni mulai terlihat saat memasuki pertengahan set dengan skor 16-12. Meski pemain-pemain muda Garuda Jaya berusaha mengejar hingga kedudukan 21-16, kematangan mental Boy Arnes dkk menjadi pembeda. LavAni akhirnya mengunci set pertama dengan skor 25-19.
Memasuki set kedua, LavAni melakukan sedikit rotasi dengan memasukkan pemain senior Sigit Ardian dan Dafa. Strategi ini tetap efektif menjaga ritme permainan. Tim milik Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono ini sempat memimpin jauh di angka 18-12.
Garuda Jaya sempat memanfaatkan beberapa kesalahan komunikasi di lini pertahanan LavAni untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 21-24 di poin-poin kritis. Namun, ketenangan Malizi melakukan blok sukses memutus momentum lawan dan menutup set kedua dengan kemenangan 25-21.
Lebih Kompetitif
Awal set ketiga berlangsung lebih kompetitif. Fauzan Nibras dan Dawuda sempat membawa Garuda Jaya menekan hingga skor imbang 5-5. Namun, LavAni segera bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 7-5.
Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, sempat mengambil dua kali time out untuk memutus dominasi lawan yang sempat membuahkan hasil saat kedudukan imbang 9-9. Akan tetapi, kualitas servis dan serangan cepat dari Hendra Kurniawan membuat LavAni kembali menjauh 15-10. Satu servis eror dari Dawuda di poin krusial menjadi titik balik yang memuluskan langkah LavAni hingga mengakhiri set ketiga dengan 25-18.
Kemenangan sapu bersih ini menjadi modal penting bagi Jakarta LavAni untuk menatap laga selanjutnya di sisa seri Final Four di Semarang, pekan depan. Di sisi lain, Jakarta Garuda Jaya meski kalah secara skor, menunjukkan progres permainan yang signifikan sebagai tim yang dihuni talenta masa depan bola voli Indonesia.
Usai laga pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto mengatakan, kelemahan timnya ada di receive dan blok. “Kalau servis kami tidak ada masalah,” kata Nur Widayanto.
Dia mengakui kelelahannya hanya masalah jam terbang saja. “Tapi hari ini melawan LavAni, anak-anak bisa tampil cukup baik,” tukas Nur Widayanto.
Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni mengatakan sengaja menurunkan semua pemain lokal. “Ini bukan berarti meremehkan lawan, ini hanya masalah rotasi saja,” tandas Erwin.
Enda Suranta
Kubu Jakarta LavAni Livin’ Transmedia menunggu hasil challenge saat melawan Jakarta Garuda Jaya. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com
Jadwal Minggu (11/4/2026):
Jam 16.00 WIB: Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN Mobile (putri)
Jam 19.00 WIB: Jakarta Bhayangkara Presisi (putra)


















