JAKARTA, gen-idn.com – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melepas tim Piala Thomas & Uber 2026 yang dirangkaikan dengan halal bihalal keluarga besar Pelatnas PBSI yang juga dihadiri para sponsor pendukung dan rekan-rekan media. Kegiatan ini menjadi momentum penting yang tidak hanya menandai awal perjuangan tim Indonesia di ajang beregu paling bergengsi dunia, tetapi juga mempererat silaturahmi seluruh elemen bulutangkis nasional.
Acara diawali dengan laporan persiapan tim Piala Thomas & Uber 2026 yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI yang juga menjabat sebagai Manajer Tim Thomas & Uber 2026, Eng Hian. Tim Indonesia dijadwalkan berangkat menuju Horsens, Denmark pada 16 April 2026. Setibanya di lokasi, tim akan menjalani training camp pada 18 hingga 21 April 2026 sebagai bagian dari proses adaptasi serta pematangan strategi sebelum pertandingan dimulai. Adapun ajang Piala Thomas & Uber 2026 akan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran pada sambutannya menegaskan bahwa kekuatan bulutangkis Indonesia tidak hanya dibangun dari aspek teknis seperti latihan dan strategi, tetapi juga dari kebersamaan, kepercayaan dan soliditas tim. Bulutangkis bagi Indonesia bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari identitas, kebanggaan, serta kegembiraan bangsa.
“Pelepasan tim Piala Thomas dan Uber 2026 ini menjadi momentum penting, bukan hanya sebagai awal perjuangan, tetapi juga penguat kebersamaan seluruh keluarga besar bulutangkis Indonesia. Kita percaya bahwa kekuatan tim tidak hanya dibangun dari latihan dan strategi, tetapi juga dari kepercayaan dan soliditas,” ujarnya.
Piala Thomas & Uber 2026 tidak hanya membawa kemampuan, tetapi juga harapan besar seluruh masyarakat Indonesia. Fadil juga berpesan kepada para atlet untuk bertanding dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan tim, serta menikmati setiap pertandingan agar bisa menampilkan performa terbaik.
Energi Tambahan
Apresiasi turut disampaikan kepada para pelatih dan tim pendukung atas kerjakeras mereka mempersiapkan atlet, baik dari sisi teknis maupun mental. Dukungan dari sponsor serta masyarakat Indonesia juga diyakini menjadi energi tambahan bagi tim dalam setiap pertandingan yang dijalani.
“Dengan persiapan yang matang dan semangat kebersamaan yang kuat, kami optimis tim Indonesia mampu memberikan hasil terbaik dan kembali mengharumkan nama bangsa Indonesia,” lanjut Fadil
Berdasarkan hasil undian, tim Thomas Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand dan Aljazair, sementara tim Uber Indonesia berada di Grup C bersama Taiwan, Kanada dan Australia. Komposisi grup ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk menunjukkan performa terbaik sejak fase penyisihan.
Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan kepulangan tim ke tanah air yang direncanakan pada 5 Mei 2026. PBSI optimistis, dengan persiapan yang matang, kekompakan tim, serta dukungan penuh dari berbagai pihak, Indonesia mampu meraih hasil terbaik di ajang Piala Thomas & Uber 2026.
Dalam semangat kebersamaan, acara ini juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan soliditas dalam memperkokoh langkah ke depan. Sebagai penutup, disampaikan harapan kepada seluruh atlet agar berangkat dengan semangat, bertanding dengan kehormatan dan kembali dengan kebanggaan.
NAS
Seorang pebulutangkis wanita mencium Sang Saka Merah Putih sebagan tanda kesetiaan membela Uber Cup 2026. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















