SENTUL, gen-idn.com – Federasi voli Indonesia (PP PBVSI) mengambil langkah tegas perihal aturan pembatasan batas gaji untuk para pemain yang akan berlaga pada Proliga 2027. Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo mengungkapkan bahwa hal tersebut diambil untuk bisa memberikan asas keadilan kepada seluruh tim dan menjadikan Proliga menjadi kompetitif.
“Kami akan memberikan batasan untuk dua pemain asing dalam satu tim per bulan maksimal USD40.000. Sedangkan untuk pemain lokal sebanyak 12 pemain maksimal satu tim Rp 600 juta,” ujar Kabaintelkam Polri periode 2012–2013 itu di Padepokan Bola Voli Jenderal Kunarto, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/6/2026).
Pembatasan gaji ini diharapkan dapat membuat semua tim lebih bijak mengelola keuangan klub. Wajar karena harapan publik sangat tinggi untuk Proliga 2027 mendatang menjadi kompetitif dengan banyak kontestan yang ikut.
“Kami tentu ingin agar ke depannya Proliga 2027 diikuti oleh delapan tim putra dan putri. Aturan pembatasan gaji ini kami buat agar tim-tim bergairah dan bisa bersaing meraih hasil terbaik. Muara dari kompetisi yang kompetitif membentuk Timnas voli Indonesia yang solid di kemudian hari,” kata alumni AKABRI 1980 tersebut.
Sejauh ini PBVSI bakal mengawasi ketat perihal aturan pembatasan gaji. Bahkan saat ini telah dibentuk dewan pengawas baik dari internal maupun auditor eksternal yang diharapkan bisa mengawasi setiap pergerakan transfer pemain sebuah tim.
“Ada Tim Pengawas”
“Satu bulan sebelum kompetisi kami akan lihat daftar pemain yang akan direkrut. Dari situ kami juga ada tim pengawas yang bakal mengawasi. Hal itu akan meminimalkan penyimpangan yang berpotensi terjadi dalam proses perekrutan pemain,” tegas pria kelahiran 17 Februari 1956 itu.
Nantinya PBVSI juga menghimpun pemain asing yang akan direkrut sehingga semua tim yang akan berkompetisi dapat mengambil dari daftar yang disediakan. Hal itu sama dengan apa yang dilakukan Korea Selatan serta beberapa liga lainnya sebagai upaya menjaga keseimbangan kompetisi dan keberlanjutan liga profesional.
“Daftar pemain asing juga akan kami sediakan sehingga nanti tim-tim yang akan mengambil bisa dari daftar yang kami sediakan. Tentunya ini untuk bisa mencegah setiap tim merekrut pemain bintang dengan harga selangit karena kami juga melakukan pembatasan harga untuk dua pemain asing maksimal seharga USD20.000 satu bulannya,” terang Imam.
Rencana PBVSI diharapkan bisa segera terealisasi pada Proliga 2027 mendatang yang akan bergulir pada September tahun depan. Untuk mengisi waktu di awal tahun federasi berupaya menggulirkan kompetisi Indonesia Volleyball League yang dahulu bernama Livoli Divisi Utama serta Divisi Satu sebelum Proliga 2027 dimulai.
NAS
Pemain voli asing di Proliga 2026 memperkuat Jakarta Pertamina Enduro. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















