SYDNEY, gen-idn.com – Tunggal putra Merah Putih Alwi Farhan menjuarai Australian Open 2026 setelah mengatasi permanan pebulutangkis Dong Tian Yao (China) dua game lansung dengan angka identik 21-13, 21-13 pada partai final yang mentas di Quaycentre, Olympic Boulevard Sydney, Australia, berhadiah total USD500.000, Minggu (14/6/20233).
Berjuang selama 43 menit, Alwi Farhan sangat senang bisa mengatasi permainan lawannya. “Sebab, beberapa bulan kemarin saya memang sangat amat terpukul dengan kejadian di Piala Thomas. Tapi alhamdulillah saya berterima kasih buat semua yang sudah mengkritik, sudah mendukung dan tetap mendukung dan mendoakan,” tegasnya kepada Tim Media dan Humas PP PBSI.
“Memang ini perjalanan yang harus saya temukan, nggak mudah dan cukup banyak rintangannya. Tapi saya pastikan diri tidak akan pernah menyerah dan akan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik bagi setiap orang. Hari ini lawan Dong, saya belajar dari pertemuan dia lawan Ginting dan Ubed juga, antisipasi untuk tidak kecolongan dari sisi sernagannya.”
“Bola Atasnya Tajam”
“Dia punya postur yang tinggi, jadi bola atasnya tajam. Di game pertama saya bisa pegang kontrol permainan, sempat ketat di game kedua awal, tapi saya bisa balik ke pola game pertama. Saya bersyukur bisa meraih gelar Super 500 kedua tapi perjalanan sesungguhnya adalah perjalanan berikutnya,,,” beber Alwi Farhan.
“Saya mau berterima kasih kepada orang tua, keluarga, pelatih saya dan tim pendukung semua yang berada di PBSI. Gelar ini saya persembahkan untuk Indonesia, bulutangkis Indonesia pastinya. Karena belakangan ini memang yang kita tahu, kita tengah menghadapi situasi yang amat berat dan saya harap bulutangkis Indonesia bisa segera membaik,” lanjutnya.
Namun ganda putri unggulan ketujuh Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, tumbang dari unggulan utama Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (China) dua game langsung 22-24, 13-21. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, juga gagal meraih gelar juara. Mereka dikalahkan Chen Bo Yang/Liu Yi dengan skor 21-15 dan 21-19.
Mion Efendy
Pebulutangkis muda Indonesia Alwi Farhan dengan piala kemenangan serta asesori juara Australian Open 2026 lainnya. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















