banner 728x250
Daerah  

Wali Kota Bekasi: Patuhi Penataan Pasar Baru, Jangan Ada Yang Hambat Kebijakan

banner 120x600
banner 468x60

KOTA BEKASI, gen-idn.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berharap seluruh pedagang di kawasan Pasar Baru dapat mematuhi kebijakan penataan yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Bekasi yang bertujuan menciptakan kawasan perdagangan lebih tertib, nyaman dan aman bagi masyarakat tanpa menghilangkan hak pedagang untuk tetap berusaha.

Melalui program penataan kawasan Jalan Juanda dan Pasar Baru, para pedagang yang sebelumnya berjualan di trotoar maupun badan jalan telah difasilitasi untuk menempati lokasi yang tersedia di dalam area pasar. Langkah ini dilakukan agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih tertata serta tidak mengganggu fungsi jalan dan ruang publik.

banner 325x300

Tri menegaskan kebijakan ini dibuat untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. Karena itu, dia berharap seluruh pedagang mendukung dan mematuhi aturan yang telah disepakati bersama.

“Pemerintah sudah menyiapkan tempat untuk berdagang di dalam pasar. Tujuannya bukan melarang pedagang mencari nafkah, tetapi menciptakan kawasan yang lebih tertib sehingga dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Harus Menghormati

Dia menegaskan bahwa proses penataan harus berjalan tanpa adanya intervensi atau dukungan dari kelompok mana pun yang bisa menghambat pelaksanaan kebijakan pemerintah. Menurutnya, seluruh pihak harus menghormati aturan yang dibuat demi kepentingan bersama.

“Pemerintah ingin membangun kesadaran bersama bahwa fasilitas umum, trotoar dan badan jalan harus digunakan sesuai peruntukannya. Jangan sampai ada pihak-pihak yang justru menghambat upaya penataan yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Selain relokasi pedagang, Pemkot Bekasi juga melakukan pembenahan infrastruktur berupa perbaikan trotoar, saluran drainase, penerangan jalan dan lingkungan pasar. Penataan ini diharapkan mampu mengubah wajah kawasan Pasar Baru yang selama puluhan tahun dikenal padat dan semrawut menjadi lebih rapi, nyaman dan representatif.

Ndoet – Abdul Majid

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Para pedagang yang sebelumnya berjualan di trotoar maupun badan jalan, difasilitasi menempati lokasi yang tersedia di dalam area pasar. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *