banner 728x250

Medali Perak Dari Yeremia/Patra di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026

banner 120x600
banner 468x60

PONTIANAK, jurnal-idn.com – Pebulutamgkis tuan rumah Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo gagal menyumbangkan gelar juara bagi Indonesia akibat kalah lawan wakil Taiwan Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng lewat rubber game 21-11, 19-21, 20-22 pada final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (6/9/2026).

Pasangan Indonesia sempat membuka peluang juara dengan kemenangan di game perama dengan skor kemenangan 21-11. Namun pada game kedua dan ketiga, unggulan kedua dari Taiwan itu memenangkannya dengan skoe 21-19 dan 22-30. Dengan demikian Indonesia tanpa gelar juara di turnamen internasional tersebut.

banner 325x300

Patra Harapan Rindorindo mengatakan,” Puji Tuhan kami bisa menyelesaikan pertandingan ini. Walaupun hasilnya runner-up tapi kami dijauhkan dari cedera. Tadi permainan kami kurang tenang dan fokusnya hilang-hilang. Sempat memaksakan setting di game ketiga dan harusnya kami bisa ambil tapi kita kecolongan dari servis lawan. Sangat disayangkan,” tutur dia kepada Tim Media dan Humas PP PBSI.

Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan menambahkan,” Kami berempat mainnya memang memaksa banget, semuanya mau menekan dan jarang mengangkat bola. Kalau ada yang terpaksa angkat bola pasti dia akan kehilangan poin. Itu yang membuat tadi poin dan momennya sangat intens, sangat ketat.”

“Kami merasa bangga dan senang banget mendapat dukungan penonton di sini, hari ini semua bangku terisi, sangat antusias. Kalau minggu kemarin kami tampil di final lawan rekan senegara, tapi hari ini melawan negara lain, jadi semua arena terasa mendukung kami. Itu membuat kami semangat,” tukas dia.

“Kami Mau Evaluasi”

“Dari hasil dua runner up di dua minggu ini, kami mau evaluasi lagi terutama dari staminanya. Dua minggu selalu masuk final pasti dari sisi kondisi menurun, ini yang harus kami tingkatkan,” ungkapnya.

Lawan Yeremia/Patra, Lin Yong Sheng mengutarakan,” Sangat senang bisa juara. Di game kedua dan ketiga kami bisa lebih tenang, tidak seperti game pertama yang kami mainnya sangat panik.”

Chia Yen Lin menimpali,” Game pertama memang sangat-sangat tegang, tapi setelah itu pelatih benar-benar mengingatkan kami untuk bermain lebih lepas di game pertama dan kedua. Di poin terakhir game ketiga, saya tidak banyak berpikir. Saya hanya melakukan spekulasi untuk melakukan flick service dan feeling-nya mereka tidak bisa mengembalikan.”

Hasil lainnya: Ganda campuran, Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi (China) vs Liao Pin Yi/Zhang Jia Han (China) 21-9, 20-22, 22-20. Ganda putri, Liao Li Xi/Shen Shi Yao (China) vs Chou Yun An/Ruo Hsuan Ko (Taiwan) 21-14, 21-15. Tunggal putri, Xu Wen Jing (China) vs Mansi Singh (India) 21-16, 21-8 dan tunggal putra, Wang Po-Wei (Taiwan) vs Sun Chao (China) 21-13, 21-19.

Mion Efendy

Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo bersama dengan Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *