Indeks

Menteri UMKM dan Menteri P2MI Sinergi, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

JAKARTA, gen-idn.com – Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menandatangani Nota Kesepahaman dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin terkait sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi dalam rangka pelindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia.

“Kementerian UMKM berkomitmen mengoptimalkan potensi demi kemajuan pekerja migran yang harus dilihat sebagai pahlawan. Proses administrasi dan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pekerja migran juga diharapkan dapat dipercepat,” ujar Menteri UMKM Maman di Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Menurut Menteri UMKM, pekerja migran yang sudah kembali ke tanah air diharapkan dapat menjadi pengusaha dengan dukungan dari Kementerian UMKM, misalnya melalui program KUR, pelatihan, kemudahan akses pasar, legalitas usaha, perlindungan hukum dan lain sebagainya.

“Pemerintah telah menyediakan berbagai kemudahan bagi masyarakat, dalam hal ini pekerja migran dan keluarganya yang ingin menjadi wirausaha,” terangnya serta menambahkan, pekerja migran Indonesia dan keluarganya adalah aset bangsa yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan sosial di daerah asal.

“Untuk memaksimalkan potensi itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan sektor swasta untuk menyediakan dukungan yang komprehensif, sekaligus menjadi kunci keberhasilan menciptakan PMI purna penempatan yang mandiri, berdaya saing dan sejahtera,” katanya.

Tercatat 176.712 Pekerja

Berdasarkan data dari Pusat Data dan Informasi Kementerian P2MI per Agustus 2025, tercatat 176.712 pekerja migran yang tersebar di berbagai negara seperti Hong Kong, Taiwan, Malaysia, Singapura dan Arab Saudi.

“Besarnya jumlah pekerja migran di luar negeri disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya keterbatasan lapangan kerja di dalam negeri dan besarnya gaji pekerja migran di luar negeri,” bebernya.

Maman Abdurrahman menegaskan, penandatanganan Nota Kesepahaman ini bukan sekadar simbolisasi, melainkan wujud nyata kolaborasi, sinergitas, serta kehendak politik lintas kementerian di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Dengan menyerahkan kuasa anggaran kepada P2MI, diharapkan percepatan pertumbuhan dan keberpihakan pemerintahan Pak Prabowo terhadap pekerja migran dapat terwujud.”

Erwin Tambunan

Menteri UMKM Maman Abdurrahman (kanan) memperhatikan gestur Menteri P2MI Mukhtarudin memberi keterangan terkait pelindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia. Foto: Humas KemenUMKM.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

Exit mobile version