banner 728x250

Indonesia Dikalahkan Thailand di SEA V League

banner 120x600
banner 468x60

HANOI, gen-idn.com – Tim nasional voli putri Indonesia mengawali SEA V Cup Putri 2026 dengan kekalahan setelah takluk 1-3 dari Thailand di Dong Anh Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Jumat (31/7/2026).

Indonesia kalah dengan skor 21-25, 34-32, 21-25 dan 19-25. Tim Merah Putih sempat menyamakan kedudukan setelah memenangkan set kedua melalui pertarungan panjang, tetapi gagal mempertahankan momentum pada dua set berikutnya.

banner 325x300

Indonesia menurunkan susunan pemain terbaik sejak awal pertandingan. Namira Marandanti, Chelsa Berliana, Medi Yoku, Ersandrina Devega, Tisya Amallya dan Azzahra Dwi dipercaya tampil menghadapi Thailand. Thailand yang diperkuat Ajcharaporn Kongyot langsung memberikan tekanan pada set pertama. Permainan cepat, pertahanan solid dan serangan efektif membawa Thailand mengamankan set pembuka dengan skor 25-21.

Indonesia memberikan perlawanan lebih kuat pada set kedua. Kedua tim saling mengejar angka hingga pertandingan harus melewati batas normal 25 poin. Tim Merah Putih akhirnya memenangkan set kedua dengan skor dramatis 34-32. Hasil tersebut membuat kedudukan pertandingan imbang 1-1.

Namun, Thailand kembali mengendalikan permainan pada set ketiga. Ajcharaporn Kongyot dan rekan-rekan mampu memanfaatkan sejumlah kesalahan Indonesia untuk menutup set dengan kemenangan 25-21. Indonesia berusaha memperpanjang pertandingan pada set keempat. Akan tetapi, Thailand mampu menjaga konsistensi permainan dan mempertahankan keunggulan hingga menang 25-19.

Manajer tim voli putri Indonesia Luciana Taroreh mengakui Thailand tampil lebih solid, disiplin dan minim melakukan kesalahan sepanjang pertandingan. “Thailand menunjukkan kualitasnya dengan permainan yang solid, disiplin dan minim kesalahan,” kata Luciana seusai pertandingan.

Konsistensi Permainan

Menurut Luciana, Indonesia sebenarnya mampu memberikan tekanan kepada Thailand pada sejumlah fase pertandingan. Tekanan tersebut dilakukan melalui servis dan variasi serangan yang cukup efektif. Namun, Indonesia belum mampu menjaga konsistensi permainan. Sejumlah kesalahan sendiri pada poin-poin penting membuat momentum yang telah dibangun tidak dapat dipertahankan.

“Beberapa kesalahan sendiri pada poin-poin krusial membuat momentum yang sudah dibangun tidak dapat dipertahankan dengan baik,” ujarnya serta mengemukakan hasil pertandingan belum sesuai harapan,

Luciana menilai semangat juang, kerjakeras dan motivasi para pemain tetap terjaga hingga pertandingan berakhir. Pengalaman menghadapi Thailand juga dinilai menjadi modal penting dalam proses pembentukan tim dan peningkatan performa para pemain untuk pertandingan berikutnya.

Luciana mengatakan tim pelatih dan pemain kini memusatkan perhatian pada evaluasi sebelum menghadapi tuan rumah Vietnam. Tim voli putri Indonesia akan memperbaiki sejumlah kelemahan sekaligus menjaga kondisi fisik dan mental pemain agar dapat meraih hasil lebih baik.

“Fokus tim saat ini adalah memperbaiki aspek-aspek yang masih menjadi kelemahan serta menjaga kondisi fisik dan mental pemain agar mampu memberikan hasil yang lebih baik,” jelas Luciana.

Enda Suranta

Pelatih Marcos Sugiyama (Jepang) menginstruksikan teknis permainan yang harus dilakukan pemain Indonesia untuk menghadapi Thailand. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *