banner 728x250

Menkop Perkuat Koperasi Syariah WPMI, Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat posisi koperasi syariah sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. Secara khusus, Menkop memberi dukungan penuh bagi para pelaku usaha perempuan yang tergabung dalam Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia (WPMI) untuk naik kelas melalui wadah koperasi.

Hal tersebut ditegaskan Menkop Ferry saat membuka acara Pelatihan Koperasi Syariah dan Bazar Koperasi 2026 yang digelar DPP WPMI bersinergi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi (Kemenkop) di Jakarta, Senin (3/8/2026). Menjawab aspirasi pelaku usaha perempuan, Menkop memberikan kemudahan legalitas untuk pendirian koperasi syariah di lingkungan WPMI.

banner 325x300

Selain kemudahan administrasi, Menkop yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) mengatakan dengan berkoperasi, akses permodalan akan lebih luas. “Tugas kita di MES sekarang lebih operasional. Jika anggota WPMI memiliki potensi usaha yang ingin dikembangkan menjadi industri besar, dapat didiskusikan bersama,” terangnya.

Menkop menekankan penguatan koperasi syariah perempuan adalah langkah strategis untuk membebaskan masyarakat dari jeratan pinjaman online (pinjol) dan rentenir. “Di sinilah peran koperasi syariah WPMI untuk masuk memberikan skema simpan pinjam yang amanah dan sesuai prinsip mudharabah,” tambahnya.

Pasal 33 UUD 1945

Kebijakan ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan garis ekonomi Indonesia ke Pasal 33 UUD 1945. Dia berharap WPMI dapat bersinergi dengan jaringan KDKMP tersebut.

Ketua Umum DPP WPMI, Endang Yopie Yanty Casidi, menyambut baik dukungan dari Menkop. Dia menegaskan bahwa WPMI bukan sekadar komunitas, melainkan penggerak ekonomi keluarga. “Hari ini kita memulai gerakan nyata. Kami ingin pelaku usaha perempuan mandiri dan tidak berjalan sendiri. Kehadiran Koperasi Syariah WPMI adalah solusi kolektif agar UMKM muslimah bisa stabil dan berdaya saing global,” kata Endang.

Dia juga berharap WPMI menjadi mitra strategis pemerintah sebagai kepanjangan tangan kementerian di daerah, terutama untuk membina generasi muda (Gen Z) agar melek koperasi.

Ketua Pelaksana Acara, Susi Sikumbang, melaporkan bahwa pelatihan yang bertema ‘Membangun Ekonomi Syariah Berkelanjutan melalui Koperasi Syariah’ ini diikuti oleh pengurus dari tingkat pusat hingga daerah. Pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan kader koperasi yang profesional, inovatif dan akuntabel di era digital.

Erwin Tambunan

“Di sinilah peran koperasi syariah WPMI untuk masuk memberikan skema simpan pinjam yang amanah dan sesuai prinsip mudharabah,” tambah Ferry Juliantono. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *