banner 728x250

Polytron Pontianak International Challenge 2026: Dari Borneo Kembali Ke Borneo

banner 120x600
banner 468x60

PONTIANAK, jurnal-idn.com – Pebulutangkis tunggal putri Prancis berdarah Indonesia, Rosy Oktavia Pancasari sangat senang bisa kembali berkompetisi di Indonesia. Apalagi turnamen yang diikutinya ini, Polytron Pontianak International Challenge 2026 digelar di pulau Kalimantan (Borseo) pulau kelahirannya.

“Saya sudah lama tidak pulang ke Indonesia, sekalian ikut turnamen tur Asia dan jenguk orang tua. Jadi saya memutuskan untuk main di sini. Saat lihat host-nya Kota Pontianak, senang dan excited banget bakal main di pulau kelahiran,” katanya.

banner 325x300

Rosy bercerita bahwa dia pernah latihan di Surabaya saat muda sebelum menetap di Prancis.

“Saya lahir di Balikpapan dan dari usia 11 sampai 16 tahun saya latihan di Suryanaga Surabaya. Setelah itu, ikut kakak yang juga mantan pemain nasional ke Republik Ceko. Kakak saya Gustiani Megawati Sari,” ungkap Rosy.

“Lalu dari tahun 2013 sampai sekarang, saya menetap di Prancis, tepatnya di kota Strasbourg,” jelas Rosy.

Berlaga di Polytron Pontianak International Challenge 2026, Rosy menyelesaikan tahapan pertama dengan mengalahkan wakil Indonesia Almaira Dzakira Wulanda Lestari. Rosy menang rubber game 21-15, 19-21, 21-16 pada Rabu (26/8/2026) malam. Di babak selanjutnya atau babak 32 besar hari ini, Rosy akan menantang wakil India Aakarshi Kashyap.

NAS

Aksi Rosy Oktavia Pancasari ketika menyingkirkan wakil Indonesia Almaira Dzakira Wulanda Lestari. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *