KUPANG, gen-idn.com – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar pelatihan Ayo Berkoperasi bagi Mamak-Mamak Perajin Tenun di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (10/12/2025). Materi pelatihan di antaranya pelatihan perkoperasian serta coaching clinic.
Perwakilan Bidang VI Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih Sita Ferry Juliantono menyebutkan, pelatihan yang diikuti 150 Mamak-Mamak perajin tenun tersebut diharapkan bisa bergabung menjadi anggota koperasi yang sudah ada seperti KSP Tanaoba Lais Manekat (TLM).
“Dipelatihan ini, para peserta dapat langsung melihat keberhasilan KSP TLM dan jika bergabung langsung mendapatkan manfaat,” kata Sita.
Sita pun mengapresiasi keterlibatan koperasi besar seperti KSP TLM dikegiatan Seruni-Dekranas yang diharapkan bisa menjadi pemicu semangat masyarakat untuk berkoperasi, baik menjadi anggota maupun membentuk koperasi.
Bagi dia, koperasi besar seperti KSP TLM, dihimbau untuk bisa merekrut anggota untuk bergabung dengan koperasi. Sehingga, para perajin bisa mendapatkan kemudahan akses pembiayaan dan pembinaan, seperti yang juga dipamerkan dalam bazaar yang merupakan produk anggota KSP TLM.
“Saya berharap, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, di mana KSP TLM dapat menambah anggota lebih banyak lagi, terutama dari peserta pelatihan,” tukas Sita.
Dia mendorong KSP TLM dapat menjadi Kakak Asuh pada Kopdes Merah Putih yang saat ini menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto. “Kami tentu akan terus mendukung sinergitas kegiatan antara Seruni, Dekranas, TP PKK, BUMN dan pemerintah daerah melalui koperasi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” terangnya.
Sementara Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM dan Talenta Kemenkop Siti Aedah menyampaikan untuk mendukung kegiatan ini, selain bantuan pupuk dan pelatihan perkoperasian, Kemenkop juga menyediakan booth coaching clinik dan booth bazaar produk koperasi.
Booth coaching clinik disediakan untuk ruang konsultasi tentang perkoperasian bagi pengunjung atau peserta yang tertarik untuk berkoperasi. Juga, untuk konsultasi pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), sedangkan booth bazaar disediakan untuk produk unggulan anggota KSP TLM seperti kain, baju, tas yang berasal dari tenun, jelas Siti.
Rangkaian Kegiatan Seruni
Siti berharap kegiatan ini bermanfaat bagi pengembangan koperasi di Indonesia dan siap mendukung keberlanjutan kegiatan ini. Sebagai informasi, pelatihan perkoperasian ini, merupakan rangkaian kegiatan Seruni Kabinet Merah Putih dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Tenggara Timur (TP PKK NTT) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT untuk menggelar kegiatan dalam rangka Hari Ibu dan HUT ke-67 Provinsi NTT.
Kolaborasi untuk Timur, Terang, Berdaya dan Sejahtera merupakan tema rangkaian kegiatan Seruni dengan TP PKK NTT dan Dekranasda NTT yang dilaksanakan pada 9-10 Desember 2025. Kegiatan dibuka Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lana di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT Kupang.
Gubernur NTT Melkiades Laka Lana menyampaikan terima kasih dan menyambut baik kehadiran Seruni untuk membantu masyarakat NTT melalui rangkaian kegiatan sosial, kesehatan, bantuan pohon cendana dan pupuk, kacamata, bazar serta pelatihan.
“Kehadiran Seruni diharapkan membawa manfaat dan memperkuat program-program inklusif terutama dibiang pemberdayaan ekonomi keluarga,” ujar Gubernur NTT.
Kegiatan Seruni juga mencakup penanaman dan distribusi pohon cendana dan asam, bantuan satu ton pupuk, serta peluncuran Gerai PKK Freshmart dan penyambungan Listrik bagi 3.624 rumah tangga, token Listrik dan akses air bersih di kelurahan Nainoni.
Terkait bantuan pupuk diberikan Kemenkop dari PT Pupuk Indonesia (Persero) yang diberikan melalui Sita Ferry Juliantono sebanyak satu ton NPK jenis Phonska Plus kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) yaitu KWT Ruba Deo dan KWT Esanita.
Sita Ferry Juliantono menyampaikan terima kasih atas dukungan PT Pupuk Indonesia yang telah menyumbangkan pupuk pada kegiatan Seruni di NTT. “Saya berharap bantuan pupuk itu bermanfaat bagi petani, dalam hal ini petani wanita, pupuk NPK jenis Phonska Plus cocok untuk tanaman cendana dan asam,” urai Sita.
Erwin Tambunan
Mamak-Mamak perajin tenun ini diharapkan bergabung jadi anggota koperasi yang sudah ada seperti KSP Tanaoba Lais Manekat. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















