banner 728x250

Menpar Pastikan Kesiapan Fasilitas Candi Prambanan dan Stasiun Tugu Jelang Libur Sekolah

banner 120x600
banner 468x60

YOGYAKARTA, gen-idn.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk meninjau kesiapan fasilitas pelayanan publik dan destinasi wisata di Candi Prambanan serta Stasiun Tugu Yogyakarta, pada Sabtu (30/5/2026).

Menpar menegaskan, kunjungan dilakukan guna memastikan kenyamanan, keamanan dan kelancaran layanan bagi wisatawan maupun pengguna jasa transportasi menjelang periode libur sekolah.

banner 325x300

“Saya melihat langsung kondisi di dua titik ini. Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari sektor transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, hingga layanan pendukung lainnya, agar masyarakat mendapatkan pengalaman berwisata yang optimal,” kata Menpar.

Dia mengawali kunjungannya ke kawasan Candi Prambanan, salah satu kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang menjadi ikon pariwisata nasional. Setibanya di lokasi, Menpar meninjau sejumlah titik layanan utama, di antaranya loket wisatawan nusantara (wisnus) dan loket wisatawan mancanegara (wisman), untuk memastikan proses pembelian tiket berlangsung cepat, tertib dan efisien.

Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana di kawasan Candi Prambanan terpantau kondusif dan ramai dikunjungi wisatawan. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pergerakan wisatawan menjelang musim liburan sekolah. Menpar juga meninjau titik penjemputan buggy yang disediakan untuk memudahkan mobilitas pengunjung di kawasan candi. Menpar juga mengunjungi Museum Candi Prambanan dan Lapangan Brahma yang akan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan rangkaian Wonderful Indonesia Gourmet (WIG) 2026.

Selanjutnya, Widiyanti Putri Wardhana meninjau Stasiun Tugu Yogyakarta yang berada di pusat Kota Yogyakarta. Stasiun ini merupakan simpul transportasi kereta api yang menghubungkan Yogyakarta dengan berbagai kota besar di Pulau Jawa sekaligus menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat Yogyakarta.

Menjelang libur sekolah, kawasan Stasiun Tugu ramai oleh wisatawan dan pengguna jasa kereta api. Di lokasi ini, Menpar meninjau berbagai fasilitas layanan, termasuk sistem face recognition di pintu masuk stasiun yang berfungsi mempercepat proses boarding penumpang.

Selain itu, Menpar juga mengecek berbagai fasilitas pelayanan publik, seperti stasiun pengisian ulang air minum gratis, layanan penitipan barang, layanan penanganan barang hilang (lost and found), area bermain anak (playground), klinik kesehatan, hingga ruang laktasi.

Difasilitasi KAI Wisata

Widiyanti Putri mengapresiasi kehadiran etalase produk UMKM lokal yang difasilitasi KAI Wisata sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan transportasi.

“Kami mengapresiasi kesiapan PT Taman Wisata Candi (TWC) dan PT KAI Daop 6 yang terus berinovasi menghadirkan layanan yang aman, nyaman dan berkualitas bagi masyarakat,” ujar Widiyanti.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode puncak kunjungan wisata, KAI telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain penambahan armada kereta api, optimalisasi rangkaian kereta, serta penambahan petugas layanan di berbagai titik operasional. Optimalisasi layanan itu tercermin pada penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026, di mana KAI berhasil melayani lebih dari 5 juta penumpang atau meningkat 8% dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Capaian tersebut menunjukkan komitmen KAI menghadirkan layanan transportasi yang semakin andal sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional. Menyambut libur sekolah, Kementerian Pariwisata juga mendorong masyarakat untuk menikmati perjalanan wisata di dalam negeri melalui kampanye “Liburan Cara Baru”.

Kampanye ini menawarkan berbagai pilihan perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga masa kini, mulai dari short escape, wisata edukasi anak, perjalanan darat antarkota, eksplorasi desa wisata, hingga pengalaman budaya dan kuliner lokal.

Untuk memudahkan perencanaan perjalanan, Kementerian Pariwisata menghadirkan MaIA, platform digital berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.travel yang membantu masyarakat menemukan inspirasi destinasi, rekomendasi agenda perjalanan, serta berbagai ide wisata yang sesuai dengan minat dan kebutuhan keluarga.

Kementerian Pariwisata juga terus memperkenalkan berbagai destinasi unggulan Indonesia sebagai pilihan liburan keluarga, mulai dari Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, hingga beragam destinasi menarik lainnya di berbagai daerah.

Melalui kampanye “Liburan Cara Baru”, Kementerian Pariwisata mengajak masyarakat menjadikan perjalanan sebagai sarana untuk menciptakan pengalaman baru, mempererat kebersamaan keluarga, sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan keindahan alam Indonesia. Dari perjalanan singkat hingga eksplorasi destinasi yang dekat dan familiar, setiap perjalanan dapat menjadi bagian dari cerita liburan sekolah yang berkesan.

Namo Fitzgrald

Wisnus dan Wisman yang memanfaatkan transortasi kereta api menuju dan kembali dari Kota Gudeg Yogyakarta. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *