banner 728x250
Umum  

“I AM Unhas” Buka Penjaringan Ketum Baru Periode 2026-2030

banner 120x600
banner 468x60

MAKASSAR, gen-idn.com – Ikatan Alumni Manajemen Universitas Hasanuddin (I AM Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, resmi membuka penjaringan bakal calon Ketua Umum (Ketum) periode 2026–2030 sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan organisasi alumni. Penjaringan ini dilakukan menjelang pelaksanaan musyawarah yang dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat.

Ketua Umum “I AM Unhas”, Mursalim Nohong, menegaskan bahwa berakhirnya masa bakti kepengurusan periode sebelumnya harus dimaknai sebagai momentum penting untuk memastikan kesinambungan organisasi melalui mekanisme yang terbuka, inklusif dan bertanggung jawab.

banner 325x300

Selain menjabat sebagai Ketua Umum “I AM Unhas”, Mursalim juga saat ini mengemban amanah sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin. Estafet kepemimpinan, lanjutnya, adalah keniscayaan dalam organisasi yang sehat. Karena itu, “I AM Unhas” membuka penjaringan bakal calon Ketua Umum periode 2026–2030.

“Dengan memanfaatkan teknologi, agar seluruh alumni Manajemen Unhas di mana pun berada, dapat berpartisipasi dan mengusulkan figur yang dinilai paling layak memimpin organisasi ini,” ujar Mursalim.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis agar proses penjaringan tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Mekanisme ini memungkinkan seluruh alumni Manajemen Unhas—baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri—untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi organisasi.

“Penjaringan ini dirancang inklusif dan transparan. Kami ingin memastikan bahwa setiap alumni memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk ikut menentukan arah kepemimpinan “I AM Unhas” ke depan,” tegasnya.

Tiga Nama Menguat

Dalam pelaksanaannya, Mursalim menugaskan Sekretaris Umum “I AM Unhas”, Ady Suriadi sekaligus ketua panpel untuk mengoordinasikan seluruh rangkaian proses penjaringan. Ady Suriadi merupakan Alumni Jurusan Manajemen Universitas Hasanuddin angkatan 2005.

Hingga saat ini, proses penjaringan telah menjaring sedikitnya 10 nama yang diusulkan oleh alumni. Dari jumlah tersebut, terdapat tiga nama dengan tingkat usulan tertinggi, yakni Mursalim Nohong (petahana, angkatan 1992), Dien Triana (angkatan 1999) dan Abdullah Sanusi (angkatan 1998).

Mursalim menegaskan bahwa dirinya menempatkan diri secara proporsional dalam seluruh tahapan penjaringan. “Ini bukan semata soal siapa yang terpilih, tetapi bagaimana proses ini dijalankan secara bermartabat, demokratis dan mencerminkan kedewasaan organisasi alumni,” katanya.

Dia berharap, melalui proses penjaringan yang terbuka ini, musyawarah mendatang dapat menghasilkan pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas serta visi kuat untuk membawa “I AM Unhas” semakin berperan strategis bagi alumni, almamater dan masyarakat luas.

“Kepemimpinan boleh berganti, tetapi komitmen dan semangat kolektif untuk membesarkan “I AM Unhas” harus terus dijaga,” pungkasnya.

MRM

Sekretaris I AM Unhas dan Ketua Panpel Mubes Ady Suriadi. Foto: MRM.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *