MEDAN, gen-idn.com – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengapresiasi Koperasi Sekunder Bisnis Pesantren (KSBP) Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan, Sumatera Utara yang berperan sebagai penyerap produk-produk hasil bumi dan olahan dari warga dan bahkan pesantren di sekitarnya ketika mengunjungi koperasi itu pada Jumat (30/1/2026).
Sejumlah produk yang menjadi unggulan Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar antara lain beras, bawang merah, minyak goreng, hingga air minum dalam kemasan. “Saya sangat senang karena produk yang dijual di sini merupakan hasil menanam sendiri dan bisa memberdayakan pesantren,” kata Wamenkop.
Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Al-Kautsar Al-Akbar juga menyuplai kebutuhan dalam ekosistem program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Koperasi ini menyuplai kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Kautsar Al-Akbar yang melayani sebanyak 3.650 penerima manfaat.
Wamenkop juga mendorong agar Koperasi Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar untuk menjadi pusat distribusi atau distribution center (DC) bagi produk-produk milik pondok pesantren di sekitar Kota Medan.
Dia menyarankan agar pengurus Koperasi Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar belajar dari koperasi pondok pesantren yang telah memainkan peran sebagai pusat distributor. Wamenkop juga meminta agar produk-produk yang dijual oleh Koperasi Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar, turut dijual di Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP).
“Produk-produk koperasi pesantren bisa disuplai ke seluruh KDKMP . Minimal ada di seluruh desa di Sumatera Utara, sebelum menyebar ke seluruh Indonesia,” jelasnya.
Erwin Tambunan
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah meninjau pergudangan Koperasi Sekunder Bisnis Pesantren Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar di Medan, Sumatera Utara. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















