banner 728x250

Menkop Teken MoU Dengan AL Jamiyatul Washliyah Untuk Kembangkan Usaha Melalui Koperasi

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Kementerian Koperasi (Kemenkop) melakukan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk mengembangkan usaha melalui koperasi dan mengabdi kepada masyarakat lewat berbagai bidang. Khususnya pendidikan dan ekonomi sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus membangun komunitas yang baik, sehat, cerdas dan produktif.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menandatangani MoU di kantor Kemenkop, Jakarta, Jumat (13/3/2026) didampingi Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah dan Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, serta deputi dan pejabat lainnya. Dan Ketua Umum AL Jamiyatul Washliyah Masyhuril Khamis ditemani Sekretaris Jenderal AL Jamiyatul Washliyah Amran Arifin beserta jajaran.

banner 325x300

Menkop mengatakan, kerjasama yang akan terjalin bersama ini dalam rangka pelatihan, kemudian pengembangan usaha dan juga kerjasama lain yang saling memberi manfaat bagi kedua belah pihak.

“Jadi bagi kami di Kementerian Koperasi tentu terbuka dengan kegiatan yang dilakukan oleh berbagai organisasi keagamaan, termasuk yang kami lakukan sekarang dengan Jamiyatul Washliyah maupun organisasi kemasyarakatan dan sosial lainnya yang memang amanat konstitusi, amanat Undang-Undang 1945,” ujar Menkop.

Kerjasama juga akan berfokus pada penguatan kelembagaan dan pengembangan usaha koperasi dan model pengelolaan koperasi, khususnya koperasi syariah. Kemudian, literasi, edukasi, penyuluhan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Selain itu, ada peningkatan digitalisasi dalam rangka penguatan kelembagaan dan pengembangan usaha koperasi, penguatan jaringan dan kemitraan.

Menurut Menkop, pengembangan koperasi berbasis syariah merupakan bagian penting mendukung arah kebijakan pembangunan nasional yang bertujuan memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional secara inklusif, berkelanjutan dan berkeadilan. “Sebagai contoh implementasinya, unit simpan pinjam koperasi berbasis syariah yang dikembangkan di desa,” tutur Menkop.

Berpotensi

Misalnya, pada koperasi desa merah putih, berpotensi menjadi sarana pendidikan ekonomi syariah bagi para anggota sekaligus masyarakat sekitar di mana hal ini sesuai dengan salah satu misi dari Al Jamiyatul Washliyah, yakni membangun perekonomian dan lembaga amal sosial umat yang bersyariah dan berkeadilan.

“Kami menyambut baik AL Jamiyatul Washliyah yang berperan aktif mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, satu gerakan nasional untuk menghadirkan koperasi berbasis komunitas di setiap desa. Kami yakin, dengan jejaring dan rekam jejak luar biasa, AL Jamiyatul Washliyah, kolaborasi ini akan membawa dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, sekaligus membangun fondasi ekonomi lokal yang kokoh, berkelanjutan dan berkeadilan,” ungkap Ferry Juliantono.

Dia berharap, melalui sinergi antara kebijakan pemerintah dan kekuatan komunitas AL Jamiyatul Washliyah, bisa menghadirkan desa-desa yang mandiri, inklusif dan berkemajuan. Sebab, kegiatan koperasi bukan hanya milik Kementerian Koperasi, tetapi ini adalah sebagai gerakan negara, sehingga seluruh elemen unsur masyarakat berhak dan sebenarnya wajib untuk mendukung koperasi. Karena koperasi adalah amanat para pendiri bangsa dan amanat konstitusi.

“Karena itu kami dengan sangat senang kerjasama seperti ini bisa dilakukan secara lebih intensif terhadap organisasi keagamaan maupun termasuk dengan organisasi sosial kemasyarakatan yang lainnya. Karena koperasi adalah yang pertama filosofinya itu memang berbasis asas kekeluargaan, asas kebersamaan dan asas gotong royong sehingga nilai-nilai itulah sebenarnya yang sekarang seharusnya kita kedepankan lagi,” papar Menkop.

Ketua Umum AL Jamiyatul Washliyah Masyhuril Khamis mengatakan, ormas yang dipimpinnya berdiri di Medan dan sudah berusia 95 tahun. Selama ini memang ormas hanya fokus di bidang-bidang sosial keagamaan, mendirikan sekolah, pesantren, kemudian perguruan tinggi. Tapi, di periode lima tahun terakhir pihaknya juga bergerak di ekonomi, sehingga punya beberapa lembaga-lembaga kegiatan keekonomian, termasuk koperasi.

“Alhamdulillah kami sudah berdiskusi. Karena itu kami berharap kolaborasi ini betul-betul bisa kita implementasikan sejalan dengan visi pemerintah yang luar biasa,” harap Masyhuril.

Erwin Tambunan

Menkop Ferry Juliantono bersama wakilnya Farida Farichah berbincang dengan Ketua Umum AL Jamiyatul Washliyah Masyhuril Khamis sebelum menandatangani MoU. Foto: Humas.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *