KOTA BEKASI, gen-idn.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau Stasiun Bekasi guna memastikan kelancaran arus mudik yang mencapai puncaknya pada H-1 Lebaran. Tri menyampaikan sekitar 60% warga diperkirakan lakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Sisanya yang tetap di Kota Bekasi disebutnya sebagai “pemain inti” yang akan menjaga roda aktivitas dan pelayanan di kota.
“Kurang lebih hampir 60% warga Kota Bekasi mudik. Sisanya adalah pemain inti yang tetap menjaga kota ini tetap berjalan, baik dari sisi pelayanan maupun aktivitas ekonomi,” ujar Tri Adianto
Wali Kota juga berdialog dengan salah satu warga Perumahan Alinda, Bekasi Utara, yang hendak mudik ke Yogyakarta. Warga tersebut memilih berangkat pada hari ini karena menunggu anaknya menyelesaikan tugas terlebih dahulu.
Menanggapi hal itu, Tri membahas estimasi waktu perjalanan dari Bekasi menuju Yogyakarta serta mengingatkan warga untuk tetap memperhatikan kondisi fisik dan keselamatan selama perjalanan. Dia juga menyinggung penetapan Hari Raya Idul Fitri keesokan hari, masyarakat diimbau untuk mempersiapkan pelaksanaan salat Idul Fitri dengan baik.
Di Stasiun Bekasi, Tri juga berdiskusi dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang kebetulan berada di lokasi. Dalam perbincangan itu, disampaikan rencana pembangunan underpass di kawasan sekitar stasiun pada tahun 2027 mendatang sebagai upaya mengurai kemacetan yang kerap terjadi.
Program Mudik Gratis
Pemerintah Kota Bekasi sebelumnya telah memfasilitasi program mudik gratis bagi warganya. Tercatat sebanyak 27 armada bus diberangkatkan dengan berbagai tujuan hingga ke Kota Malang. Seluruh peserta mudik gratis tersebut kini dilaporkan telah tiba dengan selamat di kampung halamannya masing-masing.
Tri juga berharap, momentum mudik ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membawa dampak positif bagi Kota Bekasi. Dia mengimbau warga menyampaikan salam kepada keluarga di kampung halaman, sekaligus memastikan apabila ada sanak saudara yang nantinya ikut ke Kota Bekasi, memiliki kualitas sumber daya manusia (SDM) yang baik.
“Titip salam untuk keluarga di kampung halaman. Dan jika nanti ada saudara yang ikut kembali ke Bekasi, pastikan memiliki kesiapan dan kualitas SDM yang baik, sehingga bisa bersama-sama membangun kota ini,” tambahnya.
Tidak hanya di stasiun, Wali Kota Bekasi juga memastikan kesiapan moda transportasi lain, khususnya di terminal, agar ketersediaan bus tetap terjaga selama arus mudik. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan kepastian bagi masyarakat yang menggunakan transportasi darat.
Ndoet – Mion Efendy
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan ucapan selamat jalan kepada salah satu penumpang kereta api. Foto: Humas.


















