TOKYO, gen-idn.com – Pelatih ganda putra Antonius Budi Ariantho cukup puas dengan gelar juara yang disandang Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Japan Open 2026 setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae dengan strike game 21-19, 21-17.
Japan Open 2026
“Cukup puas dan senang sekali Fajar/Fikri bisa juara di Japan Open. Istilahnya tidak gampang, apalagi lawan di final unggulan pertama dan pasangan nomor satu dunia,” tutur Antonius kepada Tim Media dan Humas PP PBSI di Tokyo, Jepang.
“Hari ini, Fajar/Fikri bermain dengan sangat bagus, minim melakukan kesalahan sendiri. Saya memang berpesan dari awal untuk mengadu di permainan depan dan tidak banyak melakukan unforced error, ini bisa mereka jalankan dengan baik. Fajar/Fikri bergantian menguasai permainan depan dan tidak membiarkan lawan mengambil alih kendali.”
“Masih ada China Open setelah ini, jadi saya berharap mereka tetap fokus, tidak hilang fokusnya karena walaupun lawannya tidak jauh berbeda, tapi level turnamennya lebih tinggi, Super 1000. Semoga gelar ini membuat mereka semakin percaya diri,” harao Antonius.
Mion Efendy
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri saat seremoni juara Japan Open 2026. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















