banner 728x250

China Open 2026: Rachel/Febi dan Fajar/Fikri Lolos ke 16 Besar

banner 120x600
banner 468x60

CHANGZHOU, gen-idn.com – Ganda putri skuad Merah Putih Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum membuat kejutan dengan menyisihkan unggulan kedua yang juga pebulutangkis tuan rumah Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian dengan strike game 24-22, 21-17 serta lolos ke 16 besar China Open 2026 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Rabu (22/7/2026).

Kemenangan Rachel/Febi juga diikuti ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Unggulan kedua itu menyingkirkan pasangan tuan rumah lainnya, yakni Huang Di/Liu Yang dengan bertarung rubber game 21-15, 20-22, 21-9 selama 59 menit di 32 besar. China Open 2026 berhadiah total USD2.000.000 serta masuk kategori Super 1000.

banner 325x300

“Kami belajar dari dua kekalahan sebelum ini, jadi tadi dari awal coba langsung meningkatkan hawa mainnya dan fokus untuk menyerang duluan. Untuk besok kami masih harus mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri,” tutur Febi Setianingrum kepada Tim Media dan Humas PP PBSI.

Adapun Rachel Allessya Rose melanjutkan,” Dengan kondisi lapangan yang berangin kami bisa memanfaatkan situasi itu. Kami sudah tahu harus bermain seperti apa, baik saat kalah ataupun menang angin. Puji Tuhan bisa berjalan dengan baik hari ini.

“Target awal kami dan juga kak Karel adalah menang di partai ini dan itu sudah berhasil. Setelah ini baru fokus ke pertandingan-pertandingan selanjutnya, satu demi satu. Semoga kami bisa mendapat hasil terbaik,” ujar Rachel Allessya Rose.

“Kami Tidak Mau Kalah”

Kemenangan bagi pasangan Fajar/Fikri disambut dengan ucapan dari Fajar Alfian. “Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan menang juga di pertandingan hari ini. Yang pasti pertandingan tidak mudah ya, pasangan China bermain sangat ngotot, sangat semangat dengan antusias dan dukungan publik tuan rumah yang luar biasa dari hari pertama. Ramai sekali tapi kami tidak mau kalah.”

“Memang kami tidak sempat mencoba arena pertandingan kemarin di sesi latihan, jadi tadi coba beradaptasi dengan kondisi lapangan, arah angin dan karakter shuttlecock. Cukup berbeda rasanya dengan di Tokyo, tadi ada beberapa kali masih ragu-ragu. Bersykur di game ketiga kami bisa ambil start bagus dan terus unggul,” tukas Fajar.

“Turnamen back to back, turnamen kedua dan ketiga itu tidak mudah ya, apalagi di turnamen pertama kemarin sampai babak akhir. Harus ekstra recovery, dari pola makan, vitamin dan juga istirahatnya. Dengan bantuan tim PBSI dari mulai fisioterapis sampai sport recovery, alhamdulillah sampai sekarang berjalan dengan baik. Selain itu pastinya menjaga pikiran, harus selalu fresh dan enjoy. Hal-hal yang di luar turnamen dikesampingkan dulu karena itu kadang menguras energi.”

Muhammad Shohibul Fikri menambahkan,” Beban dan tekanan pasti ada di setiap turnamen, tidak hanya di sini karena kami juara bertahan dan pekan lalu baru juara di Jepang. Kami tidak mau terlalu melebih-lebihkan rasanya, ambil saja positifnya untuk semakin termotivasi dan percaya diri,” ungkap Fikri.

Mion Efendy

Dengan sigap Fajar Alfian menerima kok yang dilancarkan pasangan China. Sedangkan Muhammad Shohibul Fikri merunduk untuk memberi ruang bagi Fajar. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *