banner 728x250

Kekerasan OPM Tewaskan Supir Angkutan Masyarakat, TNI Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku

banner 120x600
banner 468x60

PAPUA PEGUNUNGAN, gen-idn.com – Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil. Seorang supir angkutan masyarakat ditemukan meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikannya dibakar di jalur Wamena–Mbua, Papua Pegunungan, Rabu (16/9/2026).

Korban diketahui selama ini melayani transportasi masyarakat sekaligus membawa logistik dan kebutuhan sehari-hari menuju wilayah pedalaman. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa aksi kekerasan OPM tidak hanya mengancam aparat keamanan, tetapi juga membahayakan masyarakat yang sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.

banner 325x300

Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memerintahkan jajarannya segera mengevakuasi jenazah serta memperkuat pengamanan wilayah dan melakukan pencarian terhadap pelaku.

“Korban adalah masyarakat sipil yang sedang bekerja untuk melayani kebutuhan masyarakat. Kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan. Para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Brigjen TNI Riyanto.

Terhadap Masyarakat Papua

Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Mohammad Nas menegaskan bahwa TNI tidak akan membiarkan kelompok bersenjata melakukan kekerasan secara terus-menerus terhadap masyarakat Papua.

“TNI akan terus melindungi masyarakat dan memastikan kelompok bersenjata tidak leluasa melakukan kekerasan terhadap warga sipil. Setiap tindakan kekerasan akan dihadapi secara tegas, profesional, terukur dan sesuai hukum yang berlaku,” jelas Kapuspen TNI.

Koops TNI Habema bersama aparat keamanan dan pemerintah daerah akan terus meningkatkan pengamanan, khususnya pada jalur transportasi dan wilayah yang menjadi akses penting bagi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku.

Pen Koops Habema – Mion Efendy

Jalan di jalur Wamena–Mbua ramai dengan kehadiran masyarakat seusai mengetahui ada tindakan kriminal yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka. Foto: Pen Koops Habema.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *