banner 728x250

AVC Women Cup 2026: Tarung Ketat Lawan Vietnam, Putri Indonesia Kalah 2-3

banner 120x600
banner 468x60

CANDON CITY, gen-idn.com – Tim Nasional voli putri Indonesia tampil lebih kompetitif saat menantang Vietnam di lanjutan AVC Cup Women 2026 di Candon City, Filipina, Senin (8/6/2026). Meski menyerah 2-3 (25-18, 22-25, 18-25, 25-19, 13-15), Indonesia mampu memaksa lawan bekerja keras hingga pertandingan berlangsung lima set pada Senin (8/6/2026).

Pertandingan Grup B di Candon City Arena, Ilocos Sur, Filipina, pertarungan berlangsung sengit sejak awal laga. Skuad besutan Marcos Sugiyama (Jepang) langsung menunjukkan permainan agresif. Indonesia sukses mengendalikan pertandingan pada set pertama dan menutupnya dengan kemenangan 25-18, membuat Vietnam kesulitan mengembangkan permainan.

banner 325x300

Memasuki set kedua, Vietnam mulai menemukan ritme permainan. Indonesia sempat memberikan perlawanan, namun akhirnya kalah 22-25. Situasi serupa kembali terjadi pada set ketiga ketika Vietnam mampu menjaga konsistensi permainan untuk menang 25-18.

Tertinggal 1-2 tidak membuat semangat para pemain Indonesia surut. Tim Merah Putih bangkit pada set keempat dengan permainan yang lebih efektif dan berhasil merebut kemenangan 25-19 untuk memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Vietnam Lebih Tenang

Set kelima berlangsung sangat ketat. Kedua tim bergantian memimpin perolehan angka dan terus menempel hingga poin-poin akhir. Namun, Vietnam tampil lebih tenang pada momen krusial dan akhirnya mengamankan kemenangan 15-13 sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-2.

Manajer tim Indonesia, Luciana Taroreh, menilai penampilan anak asuhnya menunjukkan perkembangan signifikan dibanding laga sebelumnya. “Tim nasional come back to their performance. Tim voli putri Indonesia menunjukkan semangat juang yang luar biasa,” kata Luciana.

Mantan bintang voli Indonesia era 1980-an itu menambahkan bahwa pengalaman dan ketenangan Vietnam menjadi faktor pembeda dalam duel sengit tersebut. “Vietnam lebih tenang pada momen-momen krusial. Itu menjadi bukti mental juara mereka yang mampu keluar dari tekanan dalam pertandingan yang sangat ketat,” lanjutnya.

Penampilan melawan Vietnam menjadi sinyal positif bagi Indonesia setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Kazakstan. Pada pertandingan yang berlangsung di tempat yang sama, Minggu (7/6/2026), Indonesia takluk tiga set langsung dengan skor 19-25, 19-25, dan 19-25. Hasil tersebut sempat menghentikan langkah positif Indonesia yang pada laga perdana mampu mengatasi Iran dengan skor 3-1.

Enda Suranta

Namira Maradanti (Rara) menahan serangan atlet Vietnam. Meski pertarungan berlangsung ketat, Vietnam menundukkan Indonesia 3-2. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *