JAKARTA, gen-idn.com – Tim nasional voli putri U-18 Indonesia gagal melangkah ke semifinal Asian Women’s U18 Volleyball Championship (AVC U-18) 2026 setelah dikalahkan tuan rumah Thailand dengan skor 0-3 (18-25, 12-25, dan 19-25) pada laga perempat final di Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (5/7/2026).
Selain menghadapi permainan solid Thailand, skuad Merah Putih juga harus bermain di bawah tekanan ribuan pendukung tuan rumah yang memadati arena pertandingan. Kemenangan tersebut mengantarkan Thailand ke babak semifinal untuk menghadapi Korea Selatan. Sementara itu, Indonesia akan melanjutkan perjuangan pada perebutan peringkat 5-8 dan dijadwalkan menghadapi Kazakhstan.
Pelatih Indonesia menurunkan komposisi terbaik dengan mengandalkan Khanza Putri Yansi Ganeshtri, Venisa Dri Oktaviani dan Tina Syifa Sabila Salim. Namun, dominasi Thailand sulit dibendung sepanjang pertandingan. Venisa tampil sebagai penyumbang angka terbanyak bagi Indonesia dengan koleksi 10 poin, meski belum mampu menghindarkan timnya dari kekalahan.
Manajer tim Indonesia, Luciana Taroreh, mengapresiasi perjuangan para pemain yang telah berusaha maksimal menghadapi salah satu tim terbaik di Asia. “Anak-anak telah berjuang maksimal menghadapi Thailand yang merupakan salah satu tim terkuat di Asia dan tampil di hadapan publik sendiri,” ujar Luciana.
Menurutnya, kekalahan itu menjadi pengalaman penting bagi para pemain muda Indonesia untuk terus berkembang. “Hasil ini tentu belum sesuai harapan, namun menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain muda kita. Artinya ke depannya harus latihan lebih keras lagi agar mental mampu melawan tim-tim yang kuat,” katanya.
“Ada Beberapa Catatan”
Luciana juga mengungkapkan sejumlah aspek yang akan menjadi bahan evaluasi tim setelah pertandingan melawan Thailand. “Ada beberapa catatan evaluasi, terutama pada konsistensi receive, defense, serta mengurangi unforced error pada situasi-situasi penting,” ungkapnya.
Dia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan kepada tim sepanjang turnamen. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan yang diberikan. Kami akan menjadikan turnamen ini sebagai bekal untuk pembinaan dan persiapan menghadapi kompetisi berikutnya,” tutur Luciana.
Asisten pelatih tim voli putri U-18 Indonesia Bobby Ade Setiawan berharap timnya bisa bangkit pada laga berikutnya. “Untuk hari ini belum bisa memberikan hasil yang terbaik. Semoga besok lawan Kazakhstan kami bisa lebih baik lagi,” tukas Bobby.
Sebelumnya, Indonesia memastikan tiket ke perempatfinal setelah finis sebagai runner-up Grup C. Kepastian itu diraih berkat kemenangan meyakinkan 3-0 (25-22, 25-13 dan 28-26) atas Filipina pada laga terakhir penyisihan grup. Kemenangan atas Filipina juga menjadi ajang balas dendam bagi Indonesia setelah sempat kalah 2-3 dari lawan yang sama pada perebutan peringkat ketiga Princess Cup 2026.
AVC U-18 2026 diikuti 16 negara yang dibagi empat grup. Dua tim terbaik dari masing-masing grup berhak melaju ke babak perempatfinal untuk memperebutkan gelar juara Asia kelompok umur U-18.
Enda Suranta
Satu momen kemenangan poin bagi Skuad Merah Putih yang membuat para pemain Indonesia berteriak untuk merayakannya. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















