banner 728x250
Umum  

Komandan Lanud Sjamsudin Noor dan Forkopimda Kalsel Turun ke Lapangan Uji Fungsi Inovasi Injeksi Air

Pantau Langsung Perkembangan Karhutla

banner 120x600
banner 468x60

BANJARBARU, gen-idn.com – Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi. Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S. bersama unsur Forkopimda Kalsel turun langsung meninjau perkembangan Karhutla di kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, Senin (31/8/2026).

Kawasan Guntung Damar menjadi perhatian karena berada di ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sehingga penanganan Karhutla tidak hanya berkaitan dengan kelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi bagian penting menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan.

banner 325x300

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Kalsel, H. Muhidin beserta Forkopimda melihat secara langsung kondisi lahan yang terdampak serta perkembangan penanganan Karhutla. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah keberadaan bara api yang masih berada di bawah permukaan tanah gambut, yang dapat kembali menyala apabila tidak ditangani hingga tuntas.

Metode Injeksi Air

Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim di lapangan menerapkan metode injeksi air menggunakan pipa sepanjang kurang lebih dua meter. Teknik ini dilakukan dengan memasukkan air hingga ke lapisan bawah permukaan tanah untuk membantu mendinginkan bara api yang sulit dijangkau melalui pemadaman dari permukaan. Metode itu menjadi salah satu inovasi taktis dalam penanganan Karhutla, khususnya pada lahan gambut yang memiliki karakteristik api bisa menjalar dan bertahan di bawah permukaan tanah. Dengan pendinginan hingga ke lapisan bawah, diharapkan bara api benar-benar padam dan struktur tanah menjadi lebih dingin sehingga potensi api kembali muncul ke permukaan dapat diminimalkan.

Tidak hanya melihat proses penanganan, Danlanud Sam turut mencoba secara langsung alat inovasi injeksi air tersebut. Dengan didampingi personel di lapangan, Danlanud Sam melakukan penyemprotan air melalui pipa yang ditancapkan ke dalam lapisan tanah gambut. Pendinginan bara di bawah tanah menjadi bagian penting untuk memastikan api benar-benar terkendali dan mencegah munculnya kembali titik api.

Aksi itu menunjukkan perhatian dan dukungan terhadap berbagai upaya inovatif menangani Karhutla, hal ini juga menjadi bukti bahwa penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu, responsif dan berkelanjutan. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, serta unsur terkait terus diperkuat untuk menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Kalsel.

Pen Lanud Sjamsudin Noor – Robet

Metode injeksi air menggunakan pipa sepanjang kurang lebih dua meter, dilakukan di kawasan Guntung Damar yang menjadi perhatian karena berada di ring 1 Bandara Syamsudin Noor. Foto: Pen Lanud Sjamsudin Noor.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *