banner 728x250

Kemenkop Gandeng KMDT Dorong Pengembangan Ekonomi Berbasis Koperasi di Kawasan Danau Toba

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menjalin kolaborasi dengan Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) guna mengakselerasi pengembangan ekonomi masyarakat di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. Langkah strategis ini diarahkan untuk memperkuat berbagai komoditas lokal dan potensi pariwisata daerah berbasis wadah koperasi.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan hal tersebut usai menerima audiensi Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung beserta jajaran pengurus dan Koperasi Pemasaran KMDT Sejahtera di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

banner 325x300

Menkop menerima penganugerahan kain ulos serta menyatakan kesediaannya untuk menjadi Ketua Dewan Penasihat KMDT. “Ini akan menjadi perjuangan bersama Kementerian Koperasi dengan KMDT, khususnya untuk pengembangan koperasi dan masyarakat di Danau Toba. Ruang lingkup kegiatannya adalah menjadikan produk hasil masyarakat sekitar, seperti kopi, kacang, hingga kerajinan tenun ulos dan kuliner, berbasis pada koperasi,” ujar Menkop.

Menkop menegaskan keberadaan badan usaha berbentuk koperasi penting agar kegiatan ekonomi warga di desa-desa dapat didampingi, diinkubasi, hingga dibiayai melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Model pengembangan ekonomi berbasis koperasi di Danau Toba ini diproyeksikan menjadi contoh (role model) bagi wilayah danau-danau lain di Indonesia.

“Festival Danau Toba”

“Tadi dari hasil diskusi, kami menargetkan dalam satu atau dua tahun ke depan dapat menyelenggarakan kembali Festival Danau Toba,” kata Ferry.

Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung menjelaskan sejumlah program prioritas KMDT mencakup dorongan pariwisata berkelas dunia, pengembangan SDM unggul melalui masuknya koperasi ke lingkungan kampus, hingga optimalisasi keberadaan Koperasi Desa Merah Putih di daerah.

“Program kami fokus pada pariwisata dan pencetakan SDM unggul melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, seperti yang telah kami lakukan di Universitas HKBP Nommensen dan Universitas Sumatera Utara (USU). Pada tanggal 6 Oktober nanti, rangkaian kegiatan juga diisi dengan kuliah umum di Universitas Sisingamangaraja serta peninjauan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Toba,” ungkap Edison.

Edison menambahkan, berbagai produk unggulan lokal seperti kopi, kacang sihobuk, hingga tipa-tipa akan mendapat pendampingan dan pelatihan berkala dari Kemenkop agar para pelaku UMKM lokal yang tergabung dalam jaringan KMDT dapat terus berkembang.

Erwin Tambunan

Menkop Ferry Juliantono dianugerahi kain ulos serta menyatakan kesediaannya untuk menjadi Ketua Dewan Penasihat KMDT. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *