banner 728x250

Menkop Resmikan Pembangunan Koperasi, Kelurahan Merah Putih Sokoduwet, di Pekalongan

banner 120x600
banner 468x60

PEKALONGAN, gen-idn.com – Peletakan batu pertama pembangunan fisik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Sokoduwet, Pekalongan Selatan, merupakan tonggak penting pembangunan ekonomi desa berbasis kerakyatan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Peletakan batu pertama untuk pembangunan gudang, gerai dan sarana lainnya untuk KDKMP Sokoduwet dilakukan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono.

Menkop menegaskan peletakan batu pertama Kantor KDKMP Sokoduwet merupakan langkah strategis memperkuat fondasi ekonomi masyarakat setempat. Menkop juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Pemerintah Kota Pekalongan, TNI dan seluruh pemangku kepentingan yang mendukung pembangunan tersebut.

banner 325x300

Menkop menegaskan bahwa pembangunan koperasi kelurahan ini tidak hanya menghadirkan gerai ritel, pergudangan dan fasilitas pendukung, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah dan masyarakat. “Sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi yang mencakup akses permodalan, pelatihan dan pemasaran,” kata Menkop.

Dia menegaskan program KDKMP menjadi bagian dari gerakan nasional yang menargetkan puluhan ribu koperasi desa di seluruh Indonesia. Latar belakangnya adalah kebutuhan memperkuat ekonomi lokal, memperluas akses usaha kecil dan menjadikan koperasi sebagai soko guru ekonomi rakyat.

Koperasi Kelurahan di Pekalongan akan dilengkapi fasilitas sembako, gudang, apotek klinik, lembaga keuangan mikro, hingga transportasi. Semua ini dirancang untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pelaku usaha lokal yang ada di Pekalongan dan sekitarnya.

Pelatihan Peningkatan SDM

Sebagai wujud komitmen Kementerian Koperasi (Kemenkop) dalam upaya mengoptimalkan operasionalisasi KDKMP di Pekalongan, akan dilakukan serangkaian pelatihan peningkatan SDM bagi pengelola ataupun pengurus koperasi. “Kami akan mendukung penuh pelatihan SDM, pengurus dan digitalisasi koperasi desa,” ujar Ferry Juliantono.

Ferry menambahkan bahwa setelah aset fisik KDKMP di Desa Sokoduwet selesai, diharapkan segera beroperasi melayani kebutuhan masyarakat. Dia mempersilakan pengurus atau pengelola koperasi untuk menjual produk-produk yang dihasilkan oleh BUMN dan swasta.

Namun agar KDKMPdi Desa Sokoduwet ini memaksimalkan untuk memfasilitasi produk – produk dari masyarakat Pekalongan dan sekitarnya. “Saya menantang supaya produk lokal di Kota Pekalongan dan sekitarnya berani masuk gerai ritel kita sendiri (koperasi),” ucapnya.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyambut baik pembangunan koperasi Kelurahan Merah Putih di 27 titik di Kota Pekalongan. Dia menilai semangat pengurus koperasi di wilayah sangat luar biasa. Namun dia mengingatkan agar koperasi tidak langsung masuk ke simpan pinjam, demi menjaga kesehatan usaha dan tidak menyaingi koperasi besar yang sudah ada.

Dia mengapresiasi dukungan aparat yang terus mengawal jalannya program koperasi desa. Dengan latar belakang pengurus yang beragam dan mumpuni, dia optimistis koperasi Merah Putih di wilayahnya bisa segera berjalan. “Ke depan saya berharap koperasi dapat disinkronkan atau dikolaborasikan dengan beberapa program strategis dari pemerintah nasional seperti Makan Bergizi Gratis dan lain,” urainya.

Erwin Tambunan

Menteri Koperasi Ferry Juliantono groundbreaking KDKMP di Sokoduwet, Pekalongan Selatan. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *