MOSKOW, gen-idn.com – Ada momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto adakan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. Di tengah pembahasan isu-isu strategis, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat Hari Paskah kepada Presiden Putin dan seluruh masyarakat Rusia.
“Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan perayaan keagamaan di Rusia,” ujar Sekretaris Kabinet.
Menanggapi hal itu, Presiden Putin menyampaikan apresiasi mendalam atas ucapan yang diberikan Presiden Prabowo. Dia menilai ucapan tersebut memiliki makna khusus, mengingat Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar dunia.
Menjunjung Tinggi Keberagaman
Presiden Putin juga menegaskan bahwa Rusia merupakan negara multikonfesional yang menjunjung tinggi keberagaman dan toleransi antarumat beragama. Dalam tradisi itu, berbagai perayaan keagamaan dihormati dan dirayakan bersama sebagai bagian dari kehidupan berbangsa.
“Beliau menyampaikan Negara Rusia adalah negara multikonfesional, yang menganut agama-agama, tetapi tetap merayakan semua hari raya agama,” imbuhnya.
Pertemuan kedua pemimpin tidak hanya membahas hubungan bilateral dan kerjasama strategis sejumlah bidang, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai saling menghormati dan toleransi yang menjadi fondasi penting dalam hubungan antarnegara.
Momen tersebut menjadi simbol kuat persahabatan Indonesia dan Rusia, sekaligus menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang agama tidak menjadi penghalang, melainkan jembatan untuk mempererat hubungan dan saling pengertian di tengah dinamika global.
FIA
Kepala Negara bertemu Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin pada Senin, 13 April 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















