SEMARANG, gen-idn.com – Final Four Proliga 2026 seri ketiga atau pekan terakhir putaran kedua di GOR Jatidiri Semarang, Jawa Tengah, dipastikan akan berlangsung ketat. Karena laga 16-19 April 2026 mendatang merupakan partai penentuan menuju babak Grandfinal, pekan depan di GOR Anong Rogo, Yogyakarta.
Laga di Semarang ini akan menentukan gelar juara final four putaran kedua, baik putra maupun putri yang akan memperebutkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp60 juta. Tim putra yang akan memperebutkan gelar juara putaran kedua dan paling berpeluang adalah Jakarta LavAni Livin’ Transmedia dan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi.
Sedangkan di sektor putri juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berpeluang juara putaran kedua. Keempat tim itu, sama-sama memiliki peluang lolos ke grandfinal.
Pada jumpa pers di Semarang, Rabu (15/4/2026), tim-tim yang tampil di final four seri Semarang siap bertanding dan seluruh pemain rata-rata dalam kondisi terbaik. Tim LavAni siap meraih kemenangan, karena semua pemain kondisi baik. “Meskipun pada laga di Solo, beberapa pemain cedera, tapi di Semarang ini sudah membaik dan siap tampil,” ujar Jon Zulfikar, salah satu ofisial tim LavAni.
Menurutnya, meski tim asuhan David Lee itu sudah memastikan ke grandfinal, namun LavAni siap meraih kemenangan di sisa dua laga di Semarang.
Ofisial Bhayangkara Presisi, Dwi Cahyo mengatakan kalau tim asuhan Reidel Toiran itu dalam kondisi terbaik. “Bhayangkara juga siap tampil di Semarang ini dan dalam kondisi terbaik,” tutur Cahyo.
Hal yang sama juga dikemukakan dua tim lainnya yang menempati peringkat ketiga dan keempat klasemen putra, masing-masing Jakarta Garuda Jaya dan Surabaya Samator. Meskipun tidak memiliki peluang tipis ke grand final, Samator tetap akan tampil semangat.
“Akan Tampil Semangat”
“Peluang kami tipis di Semarang ini, tapi kami akan tampil semangat,” urai manajer Samator, Hadi Sampurno.
Salah satu tim yang cukup lama di Proliga ini, tampil tanpa kaptennya, Rama Fazza Fauzan yang mengalami cedera tangan saat tampil di Surabaya, dua pekan lalu. “Di data statistik, ternyata pembagian bola merata ke semua pemain. Tidak seperti waktu ada Rama, bola terfokus pada Rama. Tapi memang kalau ada Rama, bisa lebih baik lagi,” kata Hadi.
Sedangkan manajer tim Garuda Jaya, Laudry Maspaitella, tetap menyatakan timnya siap berlaga. “Kita siap tampil meski peluang kami sudah tidak ada lagi. Tapi kami siap, sekalian untuk perebutan 3-4,” tukas Laudry.
Di sektor putri, juara bertahan JPE melalui manajer tim, Widi Triyoso mengaku siap menjalani dua laga di Semarang. “Target kami sejak awal memang lolos grandfinal. Kami akan amankan ke grand final,” ungkap Widi.
Demikian halnya dengan Phonska Plus. Salah satu ofisialnya, Putri menyatakan sudah siap tampil di Semarang. “Semua kondisi pemain kami baik,” paparnya.
Hal sama dikatakan kubu Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Electric PLN Mobile. Keduanya menyatakan siap tampil berlaga di Semarang.
Tiket di Semarang dijual dengan harga Rp150.000 untuk penonton reguler dan VIP Rp300.000. Tiket dijual secara online di pbvsi.or.id. “Jika ada penonton yang mau beli secara offline, kami siap bantu dengan datang ke loket, nanti kita bantu beli dengan cara online,” jelas wakil ketua Proliga, Reginald Nelwan.
NAS
Personel masing-masing tim mengikuti sesi press conference jelang laga. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com
Jadwal Kamis (16/4/2026):
Jam 16.00 WIB: Jakarta LavAni Livin’ Transmedia vs Surabaya Samator (putra)
Jam 19.00 WIB: Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia vs Jakarta Electric PLN Mobile (putri)


















