banner 728x250

Final Four Proliga 2026: Phonska Plus Raih Tiket Grandfinal, Redam Jakarta Electric PLN

banner 120x600
banner 468x60

​SEMARANG, gen-idn.com – Tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia mengamankan tempat di babak Grandfinal Proliga 2026 setelah skuad asuhan pelatih asal Italia, Alessandro Lodi sukses menumbangkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 3-1 (25-18, 25-21, 18-25, 25-19) pada laga seri terakhir final four di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2026) malam.

​Kemenangan ini menegaskan dominasi Phonska Plus sepanjang musim, sekaligus memupus harapan perlawanan sengit dari armada Electric PLN Mobile. ​Phonska Plus menurunkan komposisi terbaiknya sejak menit awal. Serangan yang dimotori Arnetta Putri sukses memanjakan Medi Yoku dan dua legiun asing, Annie Mitchem serta Oleksandra Bytsenko. Phonska langsung memimpin 8-4 di awal laga.

banner 325x300

​Electric PLN yang mengandalkan duet Kara Bajema dan Neriman Ozsoy sempat memberikan perlawanan dan menipiskan jarak menjadi 8-9. Namun, rentetan servis mematikan Bytsenko kembali menjauhkan keunggulan Phonska menjadi 14-10. Meski Ozsoy dkk. berupaya menekan di pertengahan set, Phonska tetap solid dengan keunggulan 20-15. Set pertama akhirnya ditutup dengan attack tajam Anne Mitchem dengan 25- 18.

​Memasuki set kedua, Jakarta Electric PLN mengubah strategi. Skuad besutan mereka tampil lebih agresif dan sempat memimpin jauh 5-1 hingga 7-3 melalui aksi-aksi Bajema. Namun, ketenangan Medi Yoku dkk. perlahan mampu menyamakan skor menjadi 8-8.

​Aksi saling kejar angka terjadi dengan sangat ketat di angka 10-10 hingga 16-16. Momentum krusial terjadi saat memasuki poin-poin akhir. Phonska Plus yang lebih disiplin bertahan berhasil melepaskan diri dari tekanan dan unggul 23-20. Set kedua kembali menjadi milik tim asal Gresik ini dengan skor 25-21.

​Sudah memastikan satu tiket di Grandfinal berkat keunggulan dua set, Alessandro Lodi memutuskan untuk melakukan rotasi besar-besaran di set ketiga. Pemain pelapis seperti Dhea, Putri Agustin, Bella Sabrina dan Ajeng diberi kesempatan bermain.

Neriman Ozsoy

Meski sempat unggul 8-5, para pemain pelapis Phonska Plus mulai mendapat tekanan berat dari skuad inti Electric PLN. Neriman Ozsoy yang tidak ingin timnya kalah telak tampil beringas dan membalikkan keadaan menjadi 16-11. Dominasi tim milik BUMN listrik ini terus berlanjut hingga unggul jauh 24-16, sebelum akhirnya menutup set ketiga dengan kemenangan 25-18.

​Meski kalah di set sebelumnya, Lodi tetap mempertahankan komposisi pemain pelapisnya di set keempat. Di sisi lain, Electric PLN tetap tampil dengan kekuatan penuh termasuk duet Ozsoy-Bajema.

Namun, kepercayaan diri para pemain muda Phonska justru memuncak. Mereka mampu meredam serangan lawan dan unggul telak 16-9 di pertengahan set. Walaupun laga sempat berjalan monoton karena dominasi sepihak, Phonska Plus tetap konsisten hingga kedudukan 23-18. Harapan Electric untuk memaksakan full set kandas setelah Phonska menyudahi perlawanan dengan skor 25-19.

Usai laga pelatih Phonska Plus Alessandro Lodi mengatakan anak asuhnya sudah tahu dengan menang dua set awal, memastikan lolos ke grandfinal. Karena itu lali memainkan tim pelapis. “Kami mencoba memainkan pemain pelapis, sekaligus menghindari cedera kepada pemain inti,” kata Lodi.

Pemain Phonska Plus, Geofani mengaku sempat nervous ketika turun tanpa pemain asing. “Kami sempat deg-degan aja saat diturunkan tanpa pemain asing, sementara lawan turun dengan full tim,” kilah Geofani.

Asisten pelatih sekaligus direktur teknik Elektric PLN Mobile, Anantachai Yoonprathom mengakui, sebelumnya sudah melakukan evaluasi. Dia juga mengakui Phonska Plus bermain sangat baik. “Ketika melawan Phonska Plus hari ini, semua evaluasi tidak bisa berjalan baik. “Terus terang hari ini kami mengakui Phonska Plus bermain sangat baik. Padahal kami sudah bersiap segalanya,” tukas Anantachai Yoonprathom.

Enda Suranta

Nandita Ayu Salsabila dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, berhasil men-dig bola serangan dari pemain Jakarta Electric PLN Mobile. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

Jadwal Jumat (17/4/2026):
Jam 16.00 WIB: Jakarta Garuda Jaya vs Jakarta Bhayangkara Presisi (putra)
Jam 19.00 WIB: Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Popsivo Polwan (putri)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *