banner 728x250

Kemenkop dan Green X Teken MoU Pemenuhan Listrik Tenaga Surya Bagi KDKMP di Wilayah 3T

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Kementerian Koperasi (Kemenkop) kerjasama dengan PT Energy Absolute Green X Indonesia untuk percepatan penyediaan energi terbarukan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan skala mikro (0,5 Mega Watt/MW) yang akan difungsikan memenuhi kebutuhan listrik Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP), terutama di desa-desa atau kelurahan daerah terpencil.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dilakukan Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel. Penandatangan disaksikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah, seluruh pejabat eselon I di Kemenkop serta jajaran direksi PT Energy Absolute Green X.

banner 325x300

Menkop menjelaskan dalam proses pembentukan dan pendirian KDKMP, ditemukan masih banyak desa dan kelurahan yang belum memiliki kecukupan akses listrik, terutama di desa/kelurahan di 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar). Padahal untuk operasionalisasi KDKMP dibutuhkan ketersediaan listrik yang stabil agar proses bisnis yang dijalankan lebih lancar.

“Dengan penggunaan energi berbasis tenaga surya kita bisa menyelesaikan masalah-masalah di desa dalam hal akses tenaga listrik. Di mana jumlah desa yang terbatas akses listrinya tidak sedikit,” ujar Menkop Ferry, Senin (20/4/2026).

Dia mengapresiasi PT Energy Absolute Green X Indonesia atas komitmen mendukung operasionalisasi KDKMP. MoU yang disepakati mencakup penyusunan kajian komprehensif terkait pembangunan dan pengoperasian sistem energi berbasis tenaga surya yang terintegrasi dengan penyimpanan energi. Kemudian fasilitasi proses distribusi energi di tingkat desa/kelurahan melalui KDKMP serta pengembangan dan implementasi model bisnis yang berkelanjutan.

Ferry Juliantono berharap kesepakatan yang dijalin ini segera ditindaklanjuti dengan pilot project yang riil agar bisa direplikasi secara masif untuk berbagai wilayah di Indonesia. Dia menilai bahwa penggunaan PLTS menjadi solusi yang logis dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik di desa-desa atau kelurahan yang masih memiliki keterbatasan akses listrik.

“Harapannya dengan kerjasama ini bisa turut membantu pencapaian target Presiden untuk mencapai swasembada energi. PLTS ini bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh koperasi-koperasi terutama KDKMP,” katanya.

Menurut Ferry, implementasi pemanfaatan PLTS berskala mikro sebelumnya telah dilakukan ujicoba antara Kemenkop dengan PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina New and Renewable Energy (NRE) di Pulau Sembur, Kelurahan Galang Baru, Kota Batam, Kepulauan Riau. Dalam proyek percontohan ini diluncurkan PLTS berkapasitas 100 Watt.

Dia berharap upaya yang dilakukan Kemenkop dengan berbagai pihak dapat menjadi batu loncatan agar percepatan pengembangan energi baru terbarukan, khususnya untuk mendukung operasionalisasi KDKMP lebih masif dilakukan. Kemenkop membuka kesempatan yang luas bagi berbagai pihak yang ingin terlibat dalam upaya percepatan pemenuhan listrik bagi desa-desa atau kelurahan yang masih memiliki keterbatasan akses listrik dalam rangka mendukung operasionalisasi KDKMP.

“Untuk Mendukung”

“Kami yakin dengan penggunaan PLTS berskala setengah mega watt ini adalah solusi yang tepat, terutama untuk mendukung operasionalisasi koperasi desa Merah Putih,” tukasnya.

Menkop menegaskan bahwa melalui kolaborasi ini akan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya anggota koperasi. Dia juga menjelaskan secara tidak langsung kerjasama ini sekaligus menjadi upaya untuk mendukung target Nett Zero Emission (NZE) 2060 yang ditetapkan pemerintah.

Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis jangka panjang dalam membangun fondasi ekonomi masa depan Indonesia. “Ini bukan sekadar proyek energi, ini adalah langkah strategis untuk membangun fondasi ekonomi masa depan Indonesia. Kami melihat koperasi sebagai platform memiliki potensi luar biasa untuk mendorong transformasi energi sekaligus membuka akses investasi yang lebih luas dan inklusif di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Di kerjasama ini, PT Energy Absolute GreenX Indonesia akan berperan sebagai mitra strategis dalam penyediaan keahlian teknis, pengembangan teknologi, serta dukunganinvestasi di sektor energi terbarukan. Pendekatan inidiharapkan mampu memastikan implementasi program berjalan secara efektif, berkelanjutan dan memiliki model bisnis yang kuat.

Direktur Utama PT Energy Absolute GreenX Indonesia, Zulnahar Usman menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program Pemerintah membangun ekosistem energi berbasis masyarakat.

“Kami melihat koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat yang memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak transisi energi di tingkat akar rumput. Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen menghadirkan solusi energi yang berkelanjutan, terintegrasi dan dapat dikelola secara inklusif oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Investasi Daerah, Zulnahar Usman menambahkan sinergi ini juga membuka peluang bagi mobilisasi investasi ke berbagai daerah.

“Program ini tidak hanya berbicara tentang energi, tetapi juga tentang bagaimana mendorong investasi masuk ke daerah secara lebih terstruktur, dengan koperasi sebagai penggerak utama. Ini akan memperkuat ekosistem ekonomi daerah serta memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Erwin Tambunan

Naskah MoU ditandatangani Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *