banner 728x250
Umum  

Usai Tinjau Lokasi, Wali Kota Bekasi Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Kota Bekasi

banner 120x600
banner 468x60

KOTA BEKASI, gen-idn.com – Usai meninjau lokasi tabrakan kereta api di Bekasi Timur, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melanjutkan peninjauan ke RSUD Kota Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam untuk memastikan kondisi korban mendapatkan penanganan optimal.

Insiden terjadi pada pukul 20.55 WIB, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 rute Gambir – Surabaya Pasar Turi yang bertabrakan dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST).

banner 325x300

Di ruang perawatan, Wali Kota menyapa satu per satu korban yang tengah menjalani perawatan medis. Sejumlah pasien masih dalam kondisi syok, sementara lainnya mengalami luka akibat benturan saat insiden terjadi.

“Yang paling penting malam ini adalah memastikan seluruh korban tertangani dengan baik. Pemerintah Kota Bekasi hadir untuk memastikan tidak ada yang terlewat, baik dari sisi medis maupun pendampingan keluarga,” ujar Wali Kota di sela kunjungannya.

Pria yang akrab disapa Mas Tri ini juga berdialog langsung dengan tenaga medis dan manajemen rumah sakit untuk memastikan ketersediaan ruang perawatan, tenaga kesehatan, serta percepatan penanganan bagi korban dengan kondisi lebih serius.

“Banyak Yang Bantu”

Seorang korban, AB (34) yang mengalami luka di bagian kepala dan lengan, menceritakan detik-detik kejadian saat kereta yang ditumpanginya tiba-tiba terguncang keras. “Saya lagi duduk, tiba-tiba keras banget benturannya. Lampu sempat mati, orang-orang panik. Saya langsung coba ke luar, banyak yang bantu juga,” ujarnya dari tempat tidur perawatan.

Hal serupa disampaikan SS (28), yang masih syok atas kejadian tersebut. “Masih gemetar sampai sekarang. Tapi tadi petugas cepat bantu evakuasi, langsung dibawa ke sini,” katanya.

Wali Kota memastikan seluruh biaya penanganan akan ditanggung pemerintah agar proses pelayanan berjalan tanpa hambatan. “Kami ingin korban fokus pada pemulihan. Soal penanganan dan kebutuhan lainnya, kami pastikan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bekasi juga membuka posko informasi bagi keluarga korban untuk memudahkan pencarian data dan memastikan setiap korban teridentifikasi dengan baik. Hingga saat ini, sejumlah korban masih menjalani perawatan intensif, sementara tim medis terus melakukan observasi lanjutan untuk memastikan tidak ada kondisi yang terlewat pasca kejadian.

Ndoet – Fajri MU

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berada di RSUD Kota Bekasi memastikan pelayanan korban tabrakan kereta api jurusan Jakarta-Surabaya dengan KRL berjalan baik. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *